Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Gubernur Riau Annas Maamun. Annas ditangkap tim operasi tangkap tangan KPK saat tengah melakukan transaksi terkait tindak pidana korupsi di bilangan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, (25/9) petang. Anas ditangkap bersama delapan orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam transaksi suap menyuap tersebut.

KPK mengakui bahwa sekitar pukul 17.30 menangkap tangan Gubernur Riau Annas Maamun bersama delapan orang lainnnya di salah satu rumah di Citra Grand Cibubur. Selain mengamankan orang nomor satu di pemerintahan Provinsi Riau, KPK juga menyita uang dalam operasi tangkap tangan itu.

“Bersamaan dengan itu, KPK juga mengamankan uang dalam bentuk Dollar Singapura dan Rupiah,” kata dia Juru Bicara KPK Johan Budi SP.

Meski begitu, Johan belum menerangkan secara detail berapa jumlah uang yang disita dalam operasi tangkap tangan itu. “Masih kami hitung. Tapi yang jelas kalau ditotal jumlahnya miliaran, bukan jutaan,” imbuh Johan.

Dia melanjutkan, uang itu diduga kuat terkait penyuapan. Namun dia enggan menerangkan lebih detail terkait apa penyuapan itu. Bahkan dia juga tak menyebut apakah uang itu suap untuk sang gubernur atau dari sang gubernur untuk menyuap pihak lain. “Ini sudah masuk materi. Tunggu saja nanti, masih kami dalami,” kata Johan.

Namun Johan belum berani mengungkapkan gubernur mana yang ditangkap. Pun soal kasusnya, dia juga belum menyebutkan. “Nanti dijelaskan kalau sudah ada kesimpulan,” ucapnya. (jp/rm/ind)