Direktur Lembaga Penelitian Konsep Indonesia (Konsepindo) Research and Consulting Veri Muhlis Arifuzzaman menilai, PKB akan memainkan peran krusial dalam pemerintahan mendatang. Terlebih, karena partai tersebut dinilai sebagai salah satu faktor penentu kemenangan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi- JK. “Sangat terlihat peran PKB,” kata Veri Muhlis.

Kendati demikian, menurutnya, arti penting PKB tak hanya dalam pemenangan pilpres yang sudah lewat. PKB, menurutnya, merupakan partai dengan perolehan suara terbesar kedua dalam koalisi Jokowi. Sebab itu, suara PKB di parlemen sangat menentukan penilaian terhadap kebijakan Jokowi nanti.

Veri Muhlis mengingatkan Jokowi untuk tidak bermain-main dengan PKB. Jika PKB nantinya keluar dari koalisi Jokowi maka dipastikan Jokowi akan mengalami kesulitan di parlemen. Terlebih, pansus pilpres yang sudah dibicarakan DPR akan berlanjut dengan berbagai agendanya.

Pengabaian PKB di masa datang juga berpotensi mendelegitimasi kekuasaan Jokowi. Presiden terpilih, menurutnya, harus mengerti kebutuhan partai, sehingga dapat merangkulnya.

Veri menyatakan, Jokowi secara individu memang kuat dan didukung banyak figur dari berbagai kalangan. Tapi, ia menegaskan, Jokowi selaku pimpinan pemerintahan membutuhkan dukungan DPR. Salah satu kuncinya, merangkul PKB dan salah satu parpol Koalisi Merah Putih.  rep/ind