JAKARTA – Keputusan Partai Golkar menunjukan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien untuk maju di Pikada Jabar dipertanyakan oleh banyak pihak. Karena partai berlambang pohon beringin tersebut mengabaikan kadernya yang lama mempersiapkan diri yaitu Dedi Mulyadi.

Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara mengatakan, sebaiknya Dedi Mulyadi maju terus dalam Pilgub Jabar. Kepemimpinan Dedi dalam memimpin Purwakarta menjadi magnet tersendiri bagi partai-partai politik lain untuk mengusung dirinya untuk bertarung dalam Pilkada.

Beberapa partai politik telah menyatakan ketertarikan untuk mengusung Dedi. Bahkan, beberapa nama yang potensial untuk dipasangkan dengan Bupati Purwakarta tersebut bermunculan, salah satunya adalah Gubernur petahana Deddy Mizwar. “Duet Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dianggap memiliki peluang yang besar memenangkan Pilgub Jabar,” ucap Igor, Jumat (3/11).

Partai Gerindra adalah salah satu yang mempertimbangkan opsi untuk mengusung pasangan tersebut. Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan, partainya membuka peluang menduetkan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.  “Tidak mustahil duet Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi, karena kami kembangkan terus koalisi dan pilihan Paslon baru yang lebih baik,” ungkap Sodik. (Sumber : REPUBLIKA))