Palembang – Peringatan Maulid Nabi SAW 1439 H adalah saat tepat mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat Arab yang tadinya terkenal mengalami zaman jahiliyah (kebodohan) menjadi lebih baik dan beradab.

Calon Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan perjuangan Sang Nabi menekankan perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sehingga bisa menjadi pelaku perubahan dan pembangunan baik dalam tingkatan keluarga, masyarakat hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebagai seorang muslim, kita harus membangun Sumsel secara sungguh-sungguh. Sumsel ini masih tertinggal jauh dari provinsi lain di Sumatera baik ukuran Indek Pembangunan Manusia (IPM) maupun tingkat kemudahan usaha. Coba ceck sendiri datanya yang tersebar di lini masa,” ajak Herman Deru pada media di Palembang Jum’at (1/12).

Deru mengatakan Nabi Muhammad SAW dikenang sejarah karena telah melakukan pembangunan segala lini, terutama penguatan sumber daya manusia, bukan hanya dari aspek moral, Nabi juga menekankan pentinganya penguasaan ilmu pengetahuan. “Meneledani Nabi Muhammad SAW itu penting, terutama cara bermasyarakat, bekerja dan semangat mencari ilmu pengetahuan,” ucapnya.

Deru menegaskan untuk membangun Sumsel dibutuhkan tenaga terampil yang bisa berfikir lebih maju dalam mengikuti perubahan zaman, terutama lompatan jauh tekhnologi informasi yang jika bisa memanfaatkan akan memberi dampak signifikan dalam memajukan Sumsel.

Menurut Bupati OKU Timur dua periode, juga menguatkan bahwa perjuangan Nabi Muhammad SAW tidak membedakan tercapainya kesejahteraan dunia dan akhirat. Dalam konteks ini, Islam harusnya identik dengan manusia maju dan modern.

“Kita harus menghapus anggapan bahwa Islam itu hanya memperhatikan kehidupan akhirat. Islam juga melarang umat jangan sampai miskin dan terbelakang Tidak ada pertentangan antara takwa dan modern,” pungkasnya. (Fied)