Dewan Perwakilan Daerah Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kabupaten Anambas menyatakan diri mendukung pasangan Sani – Nurdin pada Pilgub Kepri mendatang. Hal itu sebagaimana diungkap oleh Ketua DPD Perpat Anambas, Dodi Pribadi, dalam sebuah pertemuan bersama Ketua Tim Relawan Kepri Bersatu Ahars Sulaiman di Batam.

“Kita orang tempatan siap mendukung pasangan SANUR (Sani-Nurdin) di Anambas. Pasangan ini adalah putera daerah yang sudah terbukti pengabdiannya untuk masyarakat Kepri,” katanya di markas pemenangan Sani-Nurdin, Batam Center, beberapa waktu lalu.

Ia menyatakan, pihaknya sudah mengintruksikan seluruh anggota Perpat Anambas agar merapatkan barisan mengawal pasangan SANUR hingga hari pemilihan nanti.

“Ini bukan lagi soal pilihan politis. Tapi ini soal marwah kita sebagai warga Melayu. Warga tempatan harus menjadi tuan di negeri sendiri,” tegasnya.

Sebagai putra daerah tempatan, ujar Dodi, Muhammad Sani maupun Nurdin Basirun dipastikan memahami betul karakter dan budaya masyarakat Kepri. Apalagi, lanjutnya, keduanya sama-sama memulai karir dari bawah serta merasakan persoalan hidup masyarakat bawah.

“Karenanya, jika SANUR memimpin masyarakat Kepri tidak mungkin dikecewakan, tidak mungkin disingkirkan jadi tamu di negeri sendiri,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Pembina Perpat Anambas Sopyan Hadi. Menurutnya, sudah seharusnya Perpat mendukung putera daerah yang memiliki pengalaman pengabdian luar biasa seperti Sani – Nurdin.

“Pak Sani telah berjasa membangun jalan-jalan di Anambas seperti jalan lingkar daerah Jemaja dan Jemaja Timur. Juga membangun bandara di Jemaja Timur. Itu adalah hasil kerja beliau,” ungkapnya.

Perhatian Sani, sambungnya, merata ke berbagai daerah tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, wilayah serta jarak jauh atau dekat. “Pulau mana yang tidak diperhatikan Pak Sani? Beliau turun ke bawah memberikan bantuan, menghimpun aspirasi masyarakat,”

Oleh karena itu, ia meminta kepada masyarakat Anambas agar tidak ragu mendukung Sani-Nurdin demi keberlanjutan pembangunan Kepri. Semua program kepemimpinan Sani khususnya dalam lima tahun terkahir ia anggap telah sukses menyentuh berbagai persoalan masyarakat.

“Seperti program pengetasan kemiskinan, juga pembangunan infrastruktur di daerah kepulauan,” pungkasnya. (ind)