Surabaya – Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PPKN) mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2018. Mereka mendukung Khofifah dengan alasan ingin mengembalikan pada khitah Nahdlatul Ulama (NU).

Deklarasi dukungan yang bertajuk “Dengan Khittah NU, Kita Perkuat Ukhuwah Wathoniyah” digelar di Gedung Astranawa, Surabaya, Jawa Timur. Ada sekitar 50 relawan Khofifah dari berbagai daerah di Jatim yang hadir.

“Kami bertekad memberikan dukungan penuh dan siap memenangkan ibu Khofifah di Pilgub Jatim. Karena kami ingin mengembalikan pada khitah NU. NU merupakan organisasi sosial keagamaan Islam, bukan organisasi politik,” kata Ketua PPKN, Mahfud M Nor seperti yang dikutip dari laman Okezone.Com, Minggu (19/11/2017).

Mahfud menambahkan, deklarasi dukungan pada Khofifah untuk mempersempit gerak para perusak khitah. Jangan sampai politisi ini membawa atau mendompleng nama besar NU untuk mencari suara.

Betapa beratnya pengurus NU berdiri netral di pilkada baik di Jakarta maupun Surabaya. Sehingga timbul kekhawatiran dari masyarakat bahwa lama-lama kantor NU akan dijadikan ajang tim sukses parpol tertentu.

“Para nahdliyin harus berpikir bijak dan berkembang supaya melihat perilaku dinamika politik sekarang,” tandasnya.

Hingga kini, Khofifah Indar Parawansa masih belum menyebutkan siapa cawagub yang akan mendampingi di pilgub Jatim. Sejumlah nama digadang-gadang bakal menjadi cawagub Khofifah seperti Emil Dardak (Bupati Trenggalek), Ipong (Bupati Ponorogo) dan Hasan Aminudin (Anggota DPR RI).

Tim 9 yang diketuai KH Salahuddin Wahid masih menggodok sejumlah nama untuk dijadikan cawagub Khofifah. Sebab Khofifah mempercayakan pada tim 9 untuk cawagubnya. Khofifah sendiri bakal diusung partai Golkar, Nasdem, Hanura dan Demokrat.