Sejumlah warga di Kabupaten Anambas yang terdiri dari berbagai OKP, LSM, dan Ormas menyatakan diri mendukung HM Sani di Pilgub nanti. Mereka menginginkan Sani tetap pimpin Kepri hingga periode mendatang.

Ketua Relawan Kepri Bersatu Anambas Jatmiko mengatakan, dukungan tersebut mengalir deras lantaran HM Sani telah terbukti majukan Kepri. Di bawah pimpinannya, Kepri kini ungguli provinsi lain di Sumatera.

“Misalnya, ekonomi Kepri tertinggi se-Sumatera. Pendidikan dan derajat kesehatan masyarakatnya juga tinggi,” katanya ketika dihubungi, Selasa (23/6).

Menurutnya, kemajuan itu telah berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat seiring makin tingginya tingkat daya beli warga terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Pelayanan dasar seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan juga mendorong kesejahteraan kita. Ini harus kita syukuri bersama,” sambungnya.

Karena itu, beberapa organisasi kemasyaratan di Anambas tak ragu memberikan dukungannya kepada Sani. Sebab dalam penilaian mereka, semua kemajuan itu tak lepas dari peran kepemimpinan Sani selama menjadi gubernur. HM Sani, kata Miko, telah mencurahkan segenap tenaga dan perhatiannya pada masyarakat Kepri.

“Kita dukung tokoh yang yang sudah jelas-jelas pengabdiannya untuk masyarakat Kepri,” tegasnya.

Ia meyakini, di bawah pimpinan Sani Kepri ke depan Kepri akan lebih mantap lagi. Pasalnya, Sani selama ini sudah berhasil meletakkan pondasi pembangunan sehingga saat ini hanya tinggal melanjutkan saja.

Hal senada juga disampaikan perwakilan Ormas dan LSM Anamabas Indra. Ia berpendapat, masyarakat Anambas sudah merasakan kehadiran kepemimpinan Sani. Meski secara geografis Kabupaten Anambas jauh dari pusat ibu kota (Tanjungpinang), tetapi pembangunan tetap sampai ke berbagai pelosok.

“Pak Sani tak membeda-bedakan satu masyarakat dengan masyarakat lain. Perhatiaannya adil dan merata,” ungkapnya..

Ia pun bertekad akan terus mendukung Sani untuk menjadi gubernur periode 2016-2021. Ia berharap, pembangunan Kepri tetap diteruskan sehingga hasilnya lebih mantap lagi.

“Kita tidak ingin pembangunan yang sudah maju ini berhenti di tengah jalan,” pungkasnya. (ind)