Gubernur Kepri H Muhammad Sani (HM Sani) telah mendapat lampu hijau dari DPP Partai Demokrat untuk maju  menggunakan partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono itu pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri Desember 2015.

Sinyal itu diperoleh setelah HM Sani menggelar pertemuan khusus dengan Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan dan Wakil Ketua Umum Agus Hermanto di Turi Beach Resort, Batam, Minggu (22/2) sekitar pukul 13.00.

“Secara prinsip apa yang menjadi harapan kita sudah diakomodir dengan baik oleh DPP Partai Demokrat. Tinggal menunggu rekomendasi tertulis saja. Itu soal administrasi saja,” kata Sani.

Rekomendasi tertulis, menurut HM Sani, paling lambat terbit April 2015. “Saya kira bulan depan mungkin sudah ada. Tapi selambat-lambatnya April, karena pada bulan itu tahapan Pilkada sudah dimulai dan partai harus mengenalkan calonnya kepada publik,” jelasnya.

HM Sani menceritakan, dalam pertemuan itu, ia menyampaikan bahwa ia sudah melakukan konsolidasi dengan pengurus Demokrat se-Kepri, dan semua menyatakan dukungan untuk Pilgub nanti. “Dukungan dari bawah bulat dan sangat kuat,” ujarnya.

Mengenai pasangan yang akan mendampinginya nanti, HM Sani mengatakan, ini sesuai apa yang berkembang selama ini. ”Insya Allah dengan Pak Ahmad Dahlan. Tadi juga dibicarakan masalah itu. Karena saya bukan kader Demokrat, maka saya harus membawa kader Demokrat bersama saya.”

Terkait tiga syarat yang ditetapkan Demokrat untuk calon kepala daerah, yaitu popularitas, kompetensi, dan pendanaan, menurut HM Sani, tidak ada masalah. “Soal popularitas, hasil survei kita cukup bagus, meskipun nanti akan ada survei lagi. Sedangkan kompetensi, kita sudah bekerja dan melakukannya selama ini. Itu sudah bagian dari hidup kita,” kata Sani.

Akan halnya soal pendanaan, kata Sani, ia bersama Ahmad Dahlan akan berjuang sesuai kemampuan yang ada. “Kalau soal pendanaan partai tak mematok angka. Tapi, tentu saja kita ada persiapan. Kampanye kan memang perlu biaya,” katanya. (bp/ind)