Puluhan tokoh Anambas yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda menyatakan diri mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur H. Muhammad Sani – H. Nurdin Basirun. Hal itu terungkap dalam acara silaturrahim tokoh Anambas di Kecamatan Siantan, Tarempa, Rabu (5/8).

Ketua perkumpulan tokoh Anambas Abdurrahman mengatakan, dukungan tersebut didapatkan setelah para tokoh bermusyawarah mengenai nasib pembangunan Anambas sebagai bagian dari Provinsi Kepulauan Riau. Mereka menilai, di bawah Gubernur Sani pembangunan begitu terasa dampaknya hingga Kabupaten Anambas.

“Salah satu hasil pertemuan tadi, kami sepakat dukung pasangan Sani-Nurdin. Pasangan ini sudah terbukti berhasil membangun sejak di Karimun,” katanya.

Selain pertimbangan di atas, hal lain yang menjadi dasar dukungan adalah marwah warga Melayu. Menurutnya, jangan sampai warga Melayu jadi penonton di negeri sendiri. Apalagi saat ini masih ada putera daerah yang berprestasi serta layak dibanggakan seperti Muhammad Sani.

“Yang kami pikirkan adalah kampung kita, anak cucu kita. Tak rela rasanya jika sampai jadi penonton di negeri sendiri,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan tokoh pemuda asal Palmatak Pardan. Ia mengemukakan, pasangan Sani – Nurdin merupakan pasangan ideal untuk Kepri. Keduanya dinilai religius serta peduli masalah agama. “Bicara Melayu bicara agama. Apa pun latar belakang agamanya, masing-masing komit pada ajarannya. Terutama Islam. Maka kita cari yang benar-benar taat dan peduli agama,” tegasnya.

Komitmen keberagamaan dianggap penting dilihat. Pasalnya, dari sini moralitas seorang pemimpin terjaga, sehingga perilaku seperti korupsi, kolusi, Nepotisme (KKN) dapat dihindari.

“Kalau pemimpin tak jelas moral agamanya, lalu kepada siapa berpihak? Tanggung jawab kepemimpinan itu kepada Tuhan dan pada sesama manusia,” tandasnya.

Ia pun memastikan para pemuda Anambas hanya akan mendukung pemimpin yang bisa dijadikan panutan bagi sesama. “Kami yakin Kepri ke depan akan lebih maju lagi melalui gerakan moral yang digawangi oleh kaum pemuda,” pungkasnya. (ind)