Jakarta – Meski pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat, masih berjarak sekira satu tahun mendatang, sejumlah nama mencuat dan menjadi perbincangan di media sosial.

IndexPolitica dengan platform big data analysis yang memantau pembicaraan media sosial untuk Pilkada Jawa Barat 2018 medatang menyebut perbincangan soal Pilgub Jabar sudah ramai dibicarakan.

Denny Charter, Direktur Eksekutif IndexPolitica menjelaskan, bahkan ramainya pembicaraan seputar Pilkada Jabar menyamai pembicaraan Pilkada DKI yang sekarang memasuki tahapan putaran kedua.

Dari keterangan yang diterima, Jumat (17/3/2017), IndexPolitica mencatat, ada sejumlah nama yang masuk radar pembicaraan di sosial media untuk Pilgub Jabar 2018.

Beberapa nama itu antara lain Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Bima Arya, Netty Heryawan, hingga Desy Ratnasari.

Dari nama-nama tersebut, IndexPolitica memperkirakan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi akan bersaing ketat untuk kandidat Calon Gubernur Jawa Barat.

Pantauan dari IndexPolitica, share of voice (banyaknya pembicaraan) Ridwan Kamil sebesar 33,74 persen, disusul Dedi Mulyadi dengan 25,01 persen.

Adapun soal sentimen pembicaraan di media sosial, Dedi Mulyadi unggul dengan angka 30.18;7.62 sedangkan Ridwan Kamil di angka 15.47;5.12.

Selain pembicaraan di sosial media, coverage pemberitaan di media online mainstream nasional pun relatif berimbang untuk dua tokoh tersebut, Ridwan Kamil dengan media coverage di angka 41.05 persen sedangkan Dedi Mulyadi di angka 31.83 persen.

Menurut Denny kedua tokoh ini memilik banyak kesamaan yakni tokoh muda yang sukses membangun citra positif untuk daerahnya masing masing.

Figur dan ketokohan kedua, kata Denny, bercitra positif. Dedi Mulyadi disebut berhasil membuat Purwakarta menjadi kota artisitik, adapun Ridwan Kamil bisa menata Kota Bandung menjadi rapi.