Mantan Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah membantah telah mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk dicalonkan sebagai calon wali kota Batam dalam Pilkada 2015.

Bantahan itu disampaikan istri Ismeth, Aida Zulaikha Nasution Ismeth melalui pesan singkat seperti dilansir Antara di Batam Kepulauan Riau, Minggu (3/5).

“Kami enggak pernah daftar ke mana-mana (terkait Pilkada-red). Kok dibilang daftar. Berita dari mana ya?” jawab Aida ketika dikonfirmasi kebenaran berita Ismeth mendaftar PDIP seperti dikabarkan beberapa media lokal.

Aida menduga ada pihak yang sengaja menyebarkan isyu suaminya maju dalam Pilkada Batam untuk maksud-maksud tertentu.

“Saya sekarang paham dengan berita-berita dan isu yang tak benar itu. Doakan kami kuat dan tetap tegar ya,” kata mantan anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kepri itu.

Aida menegaskan, Ismeth belum memastikan diri maju sebagai calon wali kota atau pun gubernur Kepri, karena belum mendapat izin dari keluarga.

Restu terutama tidak diberikan oleh putri bungsunya, yang menetap di Jakarta.

“Soal maju belum dapat izin keluarga, takut dizalimi lagi kata mereka, lebih-lebih putri satu-satunya, yang amat dekat dengan bapak tetapi ditinggalkan di Jakarta sejak kecil karena tugas Ketua OB tahun 1998,” kata Aida bercerita.

“Tetapi kalau dapat izin, saya tak melarang karena saya juga merasa itu ibadah,” katanya kemudian.

Ismeth sendiri sampai saat ini masih sulit dihubungi. Pesan singkat yang dikirimkan Antara tidak dibalas.

Sebelumnya, saat mendaftar sebagai calon wali kota dari PDI Perjuangan, anggota DPD RI Ria Saptarika juga mengatakan belum mendapat kepastian dari Ismeth untuk maju sebagai calon wali kota bersamanya.

“Tapi saya sudah bilang ke Pak Ismeth, kalau saya daftar PDIP, PAN dan PKB. Dan beliau merestui,” kata Ria.

Mantan Wakil Wali Kota Batam itu juga memastikan mendapatkan dukungan penuh dari mantan Ketua Otorita Batam.

“Bahkan, Pak Ismeth bilang, kalau tidak jadi maju bersama saya, dia akan menjadi juru kampanye saya, pada saatnya nanti,” kata Ria.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan, Jamsir dalam pemberitaan di media massa mengatakan perwakilan Ismeth Abdullah mengambil formulir untuk maju di Pilkada Batam.

Namun, Jamsir enggan menyebutkan nama perwakilan Ismeth yang disebut-sebut mengambil formulir. (ant)