Lembaga Survei Stratak Indonesia belum lama ini merilis hasil survei pilwako Palembang Bulan Juni 2018. Dikatakan Octarina Soebardjo, peneliti lembaga tersebut bahwa mereka menemukan maraknya keluhan responden khususnya masalah infrastruktur, jalan rusak berlubang, berdebu dan kemacetan. Juga soal pelayanan masyarakat yang lambat, masih adanya pungli, soal sampah dan banjir. Berikutnya adalah soal kemananan dan kenyaman serta fasilitas publik yang minim sarana penunjang

Menanggapi temuan survei tersebut, Mularis Djahri menyatakan perlunya segera solusi efektif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan itu. “Pada setiap masalah yang diungkapkan warga, perlu ada respon cepat dari aparat. Sementara terkait penyelesaian persoalannya tentu harus ada solusi efektif, terencana dan tidak melangit. Maksud saya, program pembangunan itu harus membumi, harus bisa dilaksanakan, harus bisa dijalankan,” ujarnya saat ditanya wartawan terkait temuan survei Stratakindo, (22/6).

Terkait temuan survei Stratakindo adalah bahwa incumbent untuk terpilih kembali ternyata kecil, Mularis Djahri mengatakan dirinya tak pernah menganggap pesaingnya sebagai lawan. “Kami ini bersaudara, saling mengenal dan berhubungan cukup baik satu sama lain. Saya memang sudah menyatakan akan ikut kontestasi Pilwako Palembang 2018 mendatang, ini adalah upaya saya sebagai warga negara untuk mengabdikan hidup saya,” ujarnya.

Mularis menambahkan bahwa dirinya tinggal di kota Palembang, ia terpanggil untuk mengabdi pada negara dengan memberikan sumbangsih pemikiran dan tindakan. “Saya punya pengalaman cukup luas di dunia bisnis, dunia manajemen, juga ada pengalaman dalam dunia politik, ini cukup meyakinkan saya untuk bisa membawa kota Palembang menjadi kota yang maju dan nyaman bagi warganya. Saya yakin kita bisa menempatkan kota yang kita cintai ini menjadi smart city, kota cerdas yang sejajar dengan kota besar dan maju lainnya di Indonesia dan Asia,” tegasnya bersemangat.

Merespon hasil survei Stratakindo, Mularis mengatakan, semua yang ikut kontestasi pasti mau menang, termasuk dirinya. Hasil survei yang dibacanya di media massa telah meyakinkan dirinya bahwa kesempatan untuk menang dalam kontestasi terbuka lebar. “Iya data itu kan menjelaskan elektabilitas saya yang menaik. Ini tren yang bagus. Kita punya waktu cukup panjang untuk sampai ke pemungutas suara. Artinya, langkah politik kami sudah on the track, semoga pada waktu mendatang hasilnya makin bagus, syukur jika elektabilitas saya paling tinggi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa responden yang tidak menginginkan kembali incumbent memimpin Kota Palembang lebih besar dari yang menginginkan. “Peluang challanger atau penantang sangat besar untuk mengalahkan incumbent. Melihat survei kami Bulan Juni 2018 ini, kemungkinan Palembang akan punya walikota baru sangat besar,” demikian jelas Octarina Soebardjo saat rilis survei di Kota Palembang.

Hasil survei Kota Palembang Stratakindo Bulan Juni 2017 berdasarkan tingkat keterpilihan sebagaimana diberitakan media-media siber nasional adalah sebagai berikut:
1. Sarimuda, 27,0 persen.
2. Harnojoyo, 20,3 persen.
3. Mularis Djahri, 17,9 persen.
4. Lury Elza Alex, 8,7 persen.
5. Fitrianti Agustinda, 6,8 persen.
Nama lainnya dibawah 2,8 persen. Adapun responden yang belum memutuskan (Undecided Voters) sebesar 11,7 persen.