Beberapa nama disebut-sebut bakal meramaikan bursa kandidat perhelatan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2015 nanti. Mereka diantaranya Airin Rachmy Diani, Arsid, Saleh MT, Nanang Komara, juga dari kalangan akedimisi seperti Djaka Badranaya, dan masih banyak yang lainnya. Terlepas nantinya pilkada dipilih langsung atau oleh DPRD, masyarakat diimbau untuk tidak terjebak pada kepopuleran tokoh tersebut.

“Kalau memang nantinya Pilkda dipilih langsung oleh rakyat, masyarakat jangan lagi hanya sekedar melihat ketokohan kandidat, apa lagi yang melihar poluleritas kandidat,” tutur pengamat politik dari Jaringan Pemilih Tangerang Selatan (JPTS) Ali Irvan, Kamis (18/9/2014) kemarin.

Menurut Irvan, soal ketokohan dan kepopuleran calon pemimpin nantinya tidak akan memberikan respon yang   masyarakat saat ini sudah lebih cerdas dalam memilih calon pemimpin tidak begitu saja relevan terhadap kinerjanya dalam menjalankan roda pemerintahan ke depannya.

“Terlebih lagi saat ini Kota Tangsel tengah dijerat banyak kasus hukum, seperti kasus Alat Kesehatan (Alkes) Tangsel. Jadi karakter pemimpin yang dibutuhkan tidak hanya sekedar populer saja,” katanya.

Dia juga mengatakan, di Tangsel sendiri terdapat banyak figur-figur yang berkompenten dan memilki karir yang bagus di tingkat nasional. Dan figur tersebut juga dinila memilki kompentensi dalam membangun Tangsel ke depannya.

“Saya jgua melihat di Kota Tangsel tidak pernah krisis pemimpin, sangat banyak figur-figur yang bagus, namun kebetulan saja figur-figur itu lebih cendrung berkarir di tingkat nasional hingga kurang dikenal oleh masyarakat lokal,” tuturnya. (ht/ind)