Pada tanggal 9 Desember 2015 nanti, Indonesia akan menentukan masa depan bangsa melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Ini merupakan pertama kalinya Indonesia melaksanakan Pilkada secara serentak, di lebih dari 250 titik dari Sabang hingga Merauke.

Sebagai dukungan penuh terhadap momen penting ini, twitter telah merilis Emoji #Pilkada2015 beberapa minggu lalu, bekerja sama dengan Kawal Pilkada (@kawalpilkada) yang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengawasi dan ikut serta proaktif mengawal jalannya Pilkada Serentak 2015.

“Berdasarkan data Twitter, sejauh ini perbincangan di Twitter mengenai #Pilkada2015 cukup signifikan. Terdapat lebih dari 450 ribu Tweet yang menyoroti mengenai jalannya Pilkada dengan membahas berbagai topik terkait daerah masing-masing pengguna selama satu bulan terakhir,” kata Teguh Wicaksono, Partnerships Manager Twitter Indonesia, dalam keterangannya yang dipublikasikan di blog.twitter.com, Jumat, 4 Desember 2015.

Yang tak kalah menarik adalah naiknya jumlah percakapan di area di luar kota besar seperti Jakarta, memancing percakapan yang konteksnya lebih lokal. Proporsi sentimen positif juga secara signifikan lebih tinggi dari sentimen negatif. Hal ini menunjukan, bahwa pengguna Twitter telah menggunakan media sosial sebagai wadah diskusi positif pada momentum #Pilkada2015.

“Topik yang paling banyak dibincangkan di Twitter seputar #Pilkada2015 juga menunjukkan adanya relevansi besar terhadap isu lokal di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Teguh Wicaksono menyebutkan, di Medan contohnya, data twitter menunjukkan topik narkoba jadi isu utama yang dibahas. Begitu juga dengan Depok yang membahas isu longsor, dan Lampung yang membicarakan mati lampu atau pemadaman listrik.

Twitter melansir, ada 5 daerah dengan jumlah Tweet terbanyak yang terkait dengan #Pilkada2015, yaitu Surabaya, Medan, Depok, Bandar Lampung, Tangerang Selatan.

Untuk 5 pasangan calon yang paling banyak dibicarakan di Twitter selama dua minggu terakhir yaitu Airin Rachmi Diany — Benyamin Davnie (Tangerang Selatan), Tri Rismaharini — Whisnu Sakti Buana (Surabaya), Arsid — Elvier Ariadiannie Soedarto Poetri (Tangerang Selatan), Olly Dondokambey — Steven O.E. Kandouw (Sulawesi Utara), dan Ujang Iskandar — Jawawi, (Kalimantan Tengah).

Tidak hanya berbincang soal isu, banyak juga pengguna Twitter di Indonesia yang menyuarakan aspirasinya melalui tagar #KalauSayaKepalaDaerah, bercerita mengenai harapan terhadap pemimpin di daerahnya masing-masing.

“Pilkada menjadi sangat penting, karena akan menentukan pemimpin-pemimpin yang akan menyusun kebijakan di daerah tempat tinggal Anda. Kami mengajak Anda untuk aktif mengawasi jalannya Pilkada Serentak melalui tagar #Pilkada2015 dan pelajari kandidat-kandidat di daerah Anda melalui @kawalpilkada,” ajaknya. (ris/ind)