Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Suryadharma Ali, Syaifullah Tamliha mengaku tidak mempersoalkan jika ada kader partainya dipercaya oleh presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menjadi menteri di kabinetnya. Namun, Tamliha menegaskan kader tersebut harus mundur dari partai.

Hal ini dikatakan Tamliha menanggapi adanya informasi bahwa dua menteri kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla diisi oleh kader partai Koalisi Merah Putih (KMP).

“Kalau ada orang PPP ditarik menjadi menteri Jokowi-JK silahkan. Tapi yang bersangkutan mesti mengundurkan diri dari PPP,” kata Tamliha  di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (17/9).

Mengenai syarat ini, pihaknya beralasan jika koalisi pengusung Jokowi-JK sudah mensyaratkan koalisi mereka tanpa syarat dan menteri tidak boleh rangkap jabatan di partai politik.

“Jadi ya kalau ada orang PPP yang dijadikan menteri oleh Jokowi-JK silahkan, kita berterima kasih PPP dipercaya di situ. Namun PPP tetap dalam posisi bergabung dalam KMP,” jelasnya. (jp/ind)