Indopolitika.com –  Bakal calon presiden Prabowo Subianto disebut-sebut dekat dengan seorang perempuan Thailand. Bahkan, disebutkan, mereka akan menikah seandainya Prabowo tidak khawatir memiliki isteri seorang warganegara asing yang mungkin akan mempengaruhi ambisinya merebut kursi kepresidenan.

Demikian bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat pada 3 Juli 2006 yang disebarkan Wikileaks. Kawat diplomatik itu mengutip informasi dari politisi Partai Golkar Poempida Hidayatulloh yang disebut sangat dekat dengan Prabowo.

“Poempida claimed that Prabowo had established a business venture for this woman, and the couple was close enough that they would marry if Prabowo were not worried about how having a foreign wife might affect his lingering presidential ambitions,” tulis kawat diplomatik itu.

Tak ada informasi lebih lanjut apakah keduanya jadi menikah atau tidak. Selama ini Prabowo diketahui tidak memiliki isteri setelah bercerai dengan putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi yang akrab disebut Titiek Soeharto.

Prabowo dan Titiek menikah pada Mei 1983 dan dikaruniai seorang putra bernama Ragowo Hediprasetyo (Didiet Prabowo). Pasangan ini bercerai setelah Soeharto lengser pada 1998.

Prabowo berjuang merebut kursi presiden sejak 2004. Kala itu ia ikut dalam konvensi Partai Golkar. Ia kalah. Konvensi dimenangkan oleh Wiranto.

Tahun 2009, ia kembali maju pemilu. Namun, karena perolehan suara partainya kecil, -dengan negosiasi yang sangat alot dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan- Prabowo akhirnya menjadi pendamping Megawati Soekarnoputri. Pasangan ini dikalahkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono.

Tahun ini adalah pemilihan umum presiden ketiga yang diikuti oleh Prabowo. (ind/kps)