Prabowo-Hatta Rajasa Diragukan Mampu Batasi Penguasaan Bisnis Asing

"Prabowo merupakan bagian tak terpisahkan dari masa rezim orde baru, apa yang menjadi kebijakan orba terkait dengan bisnis Asing, akan menjadi pelajaran dan inspirasi Prabowo," jelas pengamat ekonomi dari Indonesian Institute Economic Study, Faisal Sakti Nagara.


Indopolitika.com  – Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo dan Hatta diragukan mampu membatasi penguasaan bisnis asing di dalam negeri, terutama disektor Minerba.

Menurut pengamat ekonomi dari Indonesian Institute Economic Study, Faisal Sakti Nagara, masa lalu Prabowo yang menjadi bagian keluarga besar Soeharto akan memiliki pengaruh besar terhadap cara pandang Prabowo terhadap bisnis Asing di Indonesia. “Prabowo merupakan bagian tak terpisahkan dari masa rezim orde baru, apa yang menjadi kebijakan orba terkait dengan bisnis Asing, akan menjadi pelajaran dan inspirasi Prabowo,” jelas Faisal, Sabtu, (7/6).

Faisal menegaskan bahwa kran dominasi asing diberbagai sektor bisnis di tanah air tak terkecuali Minerba, dibuka di zaman rezim Soeharto.

Disamping Prabowo merupakan bagian tak terpisahkan dari rezim Orba, faktor Hasyim Djojohadikusumo sebagai pengusahanpun menjadi pertimbangan. Banyak kepentingan adiknya ini dengan berbagai pengusaha asing. “Hasyim sebagai pengusaha sekaligus pengendali Prabowo Subianto belum menunjukan keberpihakan terhadap kepentingan Indonesia. Agak sulit dipercaya ngomong pembatasan bisnis asing sementara adiknya pengusaha yang berkomplot dengan asing,” ujar Faisal.

Begitupun Hatta Rajasa. Selama bertahun-tahun menjadi menteri, tidak ada satupun kebijakan ekonomi yang menunjukan keberpihakan terhadap kepentingan nasional. “Menurutku Hatta tidak ada prestasi yang membanggakan dalam kebijakan ekonominya yang menguntungkan kepentingan nasional,” tegas Faisal.

Jika pasangan ini mau meyakinkan pemilih, setidaknya jelaskan sikap pasangan ini kalau perlu kontrak politik.  ‘Contoh soal investasi asing, beranikah Prabowo menekan investasi Asing sampe 51 persen,” tutup Faisal. (Ind)

Next post Charles Bonar Sirait Siap Disanksi Golkar Karena Dukung Jokowi-JK

Previous post Laskar Santri Nusantara Bentuk Posko Pemenangan Jokowi-JK

Related Posts