Indopolitika.com   Calon Presiden Prabowo Subianto punya cerita menarik dalam berurusan dengan nama almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Satu sisi, pernyataan Gus Dur beberapa tahun silam yang sempat terekam media menguntungkan Prabowo. Namun di sisi lain, politisasi terhadap pernyataan itu mengundang reaksi keras dari pihak keluarga juga kalangan Gusdurian.

Terakhir, mencuat kisah lain yang diriwayatkan oleh seseorang dalam buku Gusdur Presiden Republik Akhirat. Buku yang ditulis Muhammad Zakki tahun 2010 itu menyebutkan, Prabowo pernah mengancam Gusdur dengan 100 sniper yang siap membungkamnya selamanya. Baca juga: Prabowo Subianto, Dari Menjual Nama Gus Dur Hingga Ancaman Pembunuhan

“Sampaikan pada Gus Dur, kalau tetap berkoar-koar seperti itu, saya punya 100 sniper (penembak jitu) yang siap membuangkan Gus Dur,” demikian dituturkan mengutip pernyataan Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat Danjen Kopassus.

Prabowo memberi perintah itu kepada seseorang yang tak disebutkan identitasnya. Lantas, orang itu menyampaikannya kepada Gus Dur dan ditanggapi dengan santai. “Kalau benar Prabowo bilang begitu, tolong tanyakan padanya, Pak Prabowo agamanya apa? Kalau dia menjawab Islam, tolong tanyakan nyawa itu milik siapa?” kata Gus Dur seperti dikutip buku itu di halaman 17 tersebut. (ind)