Indopolitika.com  Proses klarifikasi harta kekayaan kedua calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) selesai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan jika capres nomor satu Prabowo menjadi yang paling kaya dengan harta kekayaan Rp. 1,6 triliun dan US Dollar 7.500.134. Nilai itu jauh sekali dengan kekayaan Jokowi yang hanya Rp 29,8 miliar dan US Dollar 27.633.

Sesuai data KPK dan KPU, Kekayaan Prabowo senilai Rp 1,6 triliun terdiri dari harta tak bergerak berupa empat bidang tanah dengan nilai Rp 105 miliar, harta bergerak seperti kendaraan, tambang, barang seni dan antik senilai Rp 17, 7 miliar. Lalu, surat berharga senilai Rp. 1,5 triliun dan US Dollar 7.500.000. Ditambah dengan uang tunai dan deposito Rp 20,4 miliar dan US Dollar 3.134.

Kekayaan Jokowi senilai Rp 29,8 miliar terdiri dari harta tidak bergerak berupa 24 bidang tanah dan bangunan Rp 29,4 miliar, harta bergerak berupa 12 alat transportasi Rp 954 juta, 1 unit peternakan atau kebun senilai Rp 572 juta, 16 buah logam mulai Rp 27 juta, 4 batu mulai Rp 15 juta, dan 83 harta bergerak lain Rp 319 juta.

Selain itu ada juga uang tunai, deposito, dan giro yang tersebar di 19 rekening dengan nilai Rp 488 juta dan US Dollar 27.633. Yang menarik, ternyata Jokowi memiliki hutang yang terhitung cukup besar senilai Rp 2 miliar.

Sementara itu harta kekayaan kedua cawapres Jusuf Kalla dan Hatta Rajasa juga jauh berbeda. Jusuf kalla memiliki kekayaan Rp 465 miliar dan US Dollar 1.058.564, kekayaan Hatta Rajasa sedikit lebih banyak dari Jokowi dengan Rp 30.234.920.584 dan US Dollar 75.092. Dengan begitu, dapat dipastikan jika Jokowi merupakan peserta pemilu presiden (Pilpres) 2014 termiskin, jika dibandingkan dengan Prabowo-Hatta dan pasangannya Jusuf Kalla.

Yang pertama kali mengumumkan harta kekayaannya ada Prabowo. Dalam sambutannya, dia mengatakan jika seluruh harta kekayaannya tersebut sama sekali tidak berhubungan hal-hal semacam korupsi. “Harta ini semua bersih,” jelasnya.

Tidak lama, giliran Hatta yang mengumumkan kekayaannya. Anehnya, dalam harta dan kekayaan mantan menteri perekonomian itu sama sekali tidak ada harta bergerak berupa alat transportasi atau kendaraan.

Cawapres nomor urut satu Hatta mengakui memang sama sekali tidak memiliki alat transportasi. Selama ini, untuk setiap aktivitasnya Hatta selalu menggunakan mobil dinas. “Saya dulu itu menteri, jadi sudah terbiasa untuk memakai kendaraan dinas terus,” tuturnya.

Sementara itu saat ditanya soal hutangnya yang mencapai Rp 2 miliar, Jokowi mengaku sedang membangun rumah dan mencicil kendaraan. Karena itulah ada hutang dalam harta kekayaannya. “Bangun rumah dan mencicil kendaraan,” ujar Jokowi. (jp/ind)