Presiden Berhentikan KSAD Jenderal TNI Budiman

"Panglima menelepon saya dan mengabarkan pemberhentian tersebut," kata Budiman, Senin (21/7/2014)


Indopolitika.com  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan memberhentikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman. Menurut Budiman, pemberhentian itu disampaikan melalui Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

“Panglima menelepon saya dan mengabarkan pemberhentian tersebut,” kata Budiman, Senin (21/7/2014), seperti dilansir Tempo. Telepon itu diterima Budiman sekitar pukul 18.45 WIB.

Budiman yang dilantik sebagai KSAD pada September tahun lalu, akan memasuki masa pensiun pada 25 September 2014. Budiman menyatakan tak menanyakan alasan pemberhentian. “Saya cuma bilang, `Siap laksanakan, silakan Pak`,” ujar Budiman.

Rencananya, Budiman diberhentikan pada Jumat (25/7/2014) atau dua bulan lebih cepat. Sementara ini, belum ada penjelasan dari pihak Istana terkait pemberhentian KSAD yang dipercepat dua bulan dari masa pensiunnya.

Budiman resmi menjabat KSAD saat berpangkat Letjen setelah dilantik Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2013. Budiman menggantikan Jenderal TNI Moeldoko yang diangkat menjadi Panglima TNI. Budiman merupakan perwira penerima Bintang Adimakayasa sebagai lulusan terbaik Akabri tahun 1978.

Pria kelahiran Jakarta, 25 September 1956 ini mengawali kariernya sebagai Danton Yonzipur-3 di Kodam III/Siliwangi. Setelah itu, ia menjabat Danki-A Yonzipur-3 Kodam III/Siliwangi, Dankitar Akabri Darat, Pasiops Yon Dewasa Tarsis Akmil, Dan Kotakta Yontar Remaja, Kasi Siapsat Bagbinsat Ditziad, dan Danden Zipur-6/Kodam VI Tanjung Pura.

Setelah itu, Budiman masuk ke Kopassus sebagai Kazi Kopassus, Danyon Zipur-10 Kostrad, dan Pabadya-3/Latgab Panan-II/Sopsad. Ia diangkat menjadi Sespri Wakil KSAD tahun 1997, kemudian Sespri KSAD tahun 1998 dan Koorspri KSAD pada tahun yang sama.

Tahun 1999 Budiman menjabat Komandan Pusdikzi di Bogor, lalu Paban II/Bindik Spersad tahun 2002. Pada 2002 ia diberi kepercayaan menjabat Danrem 061/Surya Kencana Dam III/Siliwangi. Setelah itu, ia menjabat Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Polkamnas dan Sesmil Setneg tahun 2008.

Jabatan penting dan strategis lain yang pernah dijabat, yakni Pangdam IV/Diponegoro tahun 2009, Dankodiklat TNI AD tahun 2010, dan Wakil KSAD tahun 2011. Sebelum menjabat KSAD, Budiman menduduki posisi Sekjen Kementerian Pertahanan.

Budiman pernah menjalani tugas di beberapa negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Somalia, Papua Niugini, Denmark, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Lulusan Lemhannas tahun 2005 itu juga pernah mengikuti berbagai operasi militer, seperti Operasi Seroja di Timor-Timur, Operasi Bhakti Trans Kalimantan, dan Unoson II di Somalia. (eds/ind)

Next post Jenderal Budiman Diberhentikan Karena Sudah Masuk Masa Pensiun

Previous post Muhtar Ependy Ditahan, Akankah KPK Tersangkakan Setya Novanto dan Idrus Marham?

Related Posts