Jakarta – Komitmen Presiden Jokowi dalam pemberantasan tindak pidana korupsi tidak perlu diragukan. Sebut saja langkah pembentukan tim saber pungli.

“Harus kita akui Pak Jokowi sangat intens memberantas korupsi termasuk di lingkungan birokrasi pemerintahan,” kata anggota Komisi III DPR Eddy Kusuma Wijaya dalam keterangannya seperti yang dikutip dari laman RMOL.CO, Rabu (25/10).

Dalam kaitan ini, Eddy melihat di masa pemerintahan Jokowi ini lembaga Polri sudah  banyak mengalami kemajuan. Misalnya dalam strukturnya.

“Kalau dulu struktur satuan fungsi Polri pada umumnya relatif kecil, tetapi sekarang sudah banyak yang dibesarkan sesuai kebutuhan pada sistem dan mengikuti perkembangan zaman serta tantangan yang dihadapi Polri dalam memelihara kamtibmas untuk menuju tata tentram kerta raharja di negara kita,” terangnya. .

Eddy melanjutkan, penguatan Polri dalam pemberantasan korupsi memang seharusnya menjadi pemikiran bersama. Tujuannya agar Polri dapat berperan sebagaimana mestinya, yaitu garda terdepan dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.

“Pada  pidato kenegaraan tanggal 16 Agustus 2016, Pak Presiden mengatakan agar Polri dan  Kejaksaan Agung segera mengadakan reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian dan kejaksaan.  Reformasi itu dapat berupa mind set, colture set, struktur organisasi,pemekaran wilayah, membesarkan satuan fungsi kepolisian dan  kejaksaan, hal tersebut  akan membutuhkan pemikiran yang besar dan anggaran yang besar pula,” kata anggota DPR dari PDI Perjuangan ini. (Aj/Fied)