Indopolitika.com   Kicauan politikus Partai Gerindra Fadli Zon yang menyebut gagasan revolusi mental Jokowi lebih dekat dengan tradisi komunisme dinilai tepat.

Istilah ini sudah lama didengungkan gerakan sosialis-komunis di kawasan Eropa untuk mendobrak kungkungan ajaran agama. “Dogmatisme agama  dianggap menghambat kemajuan peradaban. Maka lahirlah revolusi mental untuk membebaskan masyarakat. Karl Marx sendiri menganggap agama sebagai candu,” kata Peneliti Pusat Kajian Politik Islam dan Pancasila Habib Alatas ketika dihubungi di Jakarta, Jum’at (27/6).

Jadi apakah, Revolusi Mental Jokowi itu terinspirasi atau mau menjiplak pemikiran Sosialis-Komunis ?, “entahlah, harus tanya Jokowi”, kata Habib.

Menurutnya, istilah revolusi mental juga digunakan oleh pendiri Partai Komunis China yang bernama Chen Duxiu bersama rekannya Li Dazhao. Istilah itu ditujukan untuk mencuci otak kaum buruh dan petani dalam rangka menentang kekaisaran China. “Di Indonesia sendiri, istilah ini mulai dipakai oleh Ahmad Aidit, anak dari Abdullah Aidit, yang mengganti namanya menjadi Dipa Nusantara Aidit (DN Aidit),” ujarnya.

Habib menjelaskan, ketika Aidit ditanya oleh ayahnya terkait perubahan nama itu, ia menjawab karena alasan revolusi mental. Bagi Aidit, revolusi mental harus dimulai dengan mengganti hal-hal yang dianggap menghambat pergerakan, termasuk nama “Ahmad” yang berbau Islam. “Jadi, saya kira Fadli gak salah. Penelusuran akar istilah secara historis benar,” terangnya.

Karena itu, ia menyayangkan jika ada sebagian pihak yang terlalu reaktif dengan pernyataan Fadli Zon di akun twitter pribadinya itu. Reaksi itu menunjukkan yang bersangkutan tak paham sejarah pemikiran dan pergerakan komunisme. “Secara konsep, revolusi mental ala Jokowi gak ada apa-apanya dibanding revolusi mental komunisme yang sangat ideologis,” jelas Habib.

Baginya, revolusi mental Jokowi dangkal dan tidak jelas. Ini karena gagasan itu tidak didasarkan pada kerangka berpikir yang sistematik dan rigid. “Landasan ontologisnya ngambang, hanya jargon aja,” tandasanya. (ind)