RUU Pilkada resmi disahkan dalam paripurna DPR menjadi Undang-Undang (UU). Dimana, pilkada resmi dilakukan melalui DPRD. Dari hasil rekapitulasi voting dalam pembahasan RUU Pilkada, sebanyak 226 suara memilih pilkada melalui DPRD. Sedangkan, pilkada langsung dipilih sebanyak 135 anggota.

“Rapat paripurna DPR memutuskan lewat DPRD, setuju,” kata Priyo Budi Santoso, dalam rapat paripurna DPR, Jakarta, Jumat (26/9/2014).

Paripurna DPR pengesahan RUU Pilkada akhirnya ditentukan melalui voting. Keputusan voting ini diambil setelah Fraksi Partai Demokrat walk out. Fraksi yang tersisa untuk mengikuti voting adalah Golkar, Gerindra, PPP, PKS, PAN, PDIP, Hanura, dan PKB. Sejumlah anggota Fraksi PD yang bertahan juga ikut voting, di antaranya adalah Gede Pasek Suardika, Ignatis Mulyono, Hayono Isman, dan Eddy Sadeli. Anggota Fraksi PD yang bertahan ini diberi kesempatan untuk memberikan suaranya meski tak mewakili fraksi. (in/dt/ind)