Indopolitika.com  Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) KH Said Aqil Siradj mengimbau seluruh ormas Islam untuk mewaspadai upaya adu domba dan intimidasi dari pihak-pihak yang ingin mengacaukan proses pemilu presiden 2014.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan LPOI yang beranggota 12 ormas Islam di Kantor PBNU Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, mereka juga menerima kedatangan capres nomor urut 1 Prabowo Subianto, didampingi Ketum Golkar Aburizal Bakrie.

“Terhadapa adanya indikasi pihak-pihak yang berencana membuat siatuasi tidak kondusif usai Pilpres, LPOI mendesak aparat penegak hukum menindak secara tegas,” kata Said Aqil, Selasa (15/7).

Karena itu LPOI mengajak semua pihak tunduk dan patuh pada Undang-undang yang berlaku dan menunggu keputusan resmi KPU.

“Keputusan pemenang Pilpres berada di tangan KPU. Ini harus dihargai. Apapun hasilnya tanggal 22 Juli nanti, kita harus menghormati keputusan KPU,” tandasnya. (jp/ind)