Indopolitika.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, mendeklarasikan Laskar Santri Nusantara Yogyakarta untuk mendukung pasangan Calon Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

Deklarasi dilakukan secara simbolis dengan penyematan rompi Laskar Santri Nusantara oleh Muhaimin kepada perwakilan santri di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (30/5) pagi.

Ketua DPW PKB DI Yogyakarta Agus Sulistyanto mengatakan pondok pesantren di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) di DIY terdapat sekitar 178 pondok yang tersebar di lima wilayah se-DIY.

“Di Bantul ada 54 pondok pesantren dengan jumlah santri antara 60 sampai 1.500 santri tiap pondok, di Kabupaten Sleman 56 pondok, Kabupaten Kulon Progo 28 pondok, Kabupaten Gunung Kidul ada 21 pondok,” katanya.

Dengan dideklarasikan Santri Nusantara untuk mendukung Jokowi-JK, lanjut dia, diharapkan dapat meningkatkan jumlah suara untuk pasangan capres dan cawapres itu pada Pilpres 9 Juli mendatang.

“Ini merupakan jumlah cukup besar untuk menggalang dukungan pasangan capres Jokowi-JK yang diusung PDIP, PKB, Partai NasDem dan Partai Hanura. Yang jelas, para santri ini menjadi modal besar dalam pemenangan pasangan Jokowi-JK,” katanya.

Ia mengatakan Laskar Santri Nusantara ini tumbuh dari teman-teman santri yang difasilitasi untuk bergerak ke masyarakat sebagai upaya memenangkan Jokowi-JK pada Pilpres mendatang.

“Santri yang suci pikiran, suci hati dan suci perilaku akan menjadi ujung tombak dalam menyadarkan masyarakat akan kekuatan nahdliyyin serta jamaah NU untuk memenangan Jokowi-JK,” katanya.

Pemilu Presiden yang berlangsung pada 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yakni Prabowo-Hatta Rajjasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)