Ribuan warga Bengkong di Perumahan Pesona Mantang menghadiri Tabligh Akbar dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1436 H, Sabtu (16/5/2015). Acara yang bertempat di samping Masjid Baitul Mustaqim itu dihadiri Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani, Habib Mustofa Alhabsi, dan beberapa tokoh setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Tabligh Akbar Ustad Abdullah Hanasi menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Muhammad Sani. Pasalnya, kehadiran Sani di acara tersebut dinilai sebagai bukti kepedualiannya terhadap masyarakat, khususnya di bidang kegamaan.

“Acara ini terselenggara berkat kebersamaan semua pihak, termasuk Pak Gubernur yang sudah bersedia hadir dan memberikan perhatiannya,” kata Hanasi.

Dengan mengambil tema “Mari Cinta Nabi dan Perbaiki Hati” para jama’ah yang hadir diajak bersolawat diiringi lantunan musik hadrah Alhikmah dan rebana Aisyah. Tak lupa mereka mendoakan Muhammad Sani agar diberi kekuatan dan kesuksesan meneruskan pembangunan Kepri.

“Yang hadir di sini terdiri dari bermacam-macam suku. Kami semua mendoakan Pak Sani untuk membawa Kepri lebih maju lagi,” kata salah satu panitia Reza yang ditemui di sela acara.

Menurut Reza, walaupun warga Bengkong berasal dari berbagai suku, tetapi mereka tidak ragu memberikan dukungannya kepada Sani. Hal itu karena perhatian Sani terhadap masyarakat sangat terasa, khususnya dalam membangun dan menjaga moral masyarakat.

“Apalagi beliau warga kita, orang melayu yang merangkul semua kalangan,” tegasnya.

Sebagai gubernur Kepri, lanjutnya, figur Sani selama ini telah menjadi panutan masyarakat. Kepribadiannya yang santun, religius dan cinta pada sesama menginspirasi semua pihak dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Tadi sambutannya sejuk. Kami merasa diayomi dan diperhatikan,” tambahnya.

Ia berharap ke depan Provinsi Kepri lebih maju lagi di bawah kepemimpinan Sani. Pelbagai sektor khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat juga mampu ditingkatkan lagi. “InsyaAllah, kami percaya sama beliau,” pungkasnya. (mh/ind)