Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan fraksinya solid tetap memperjuangkan pemilihan kepala daerah lewat DPRD dalam rapat paripurna yang digelar Kamis, di Gedung DPR, Jakarta.

“Insya Allah PPP solid, karena kami lah yang sebenarnya pertama kali mengusulkan moratorium pilkada langsung berdasarkan Mukernas PPP di Medan tahun 2011 yang lalu. Ini adalah pelurusan arah demokrasi kita dan untuk kebaikan bangsa di masa yang akan datang,” katanya, Kamis, (25/9).

Ia mengatakan dalam rapat pleno F-PPP, Rabu siang (24/9), pihaknya telah mantapkan pilihan fraksi PPP untuk memoratorium Pilkada Langsung.

“Insya Allah tidak akan ada perubahan,” katanya.

Ia menyatakan, arahan DPP PPP jelas, bahwa evaluasi terhadap pilkada langsung sejak 1 Januari 2005 mendapati berbagai ekses buruk, yang untuk sementara ini harus dimoratorium.

“Karenanya Rapat Fraksi PPP pagi ini akan memantapkan pilihan untuk pilkada dikembalikan ke DPRD untuk beberapa tahun mendatang,” katanya.

Hari Kamis ini, DPR akan mengambil keputusan terkait RUU Pilkada. Pasal yang alot diperdebatkan terkait pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat atau tak langsung (melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah). (ant)