Singgung Kasus HAM Prabowo, Suciwati Juga Sebut Pelanggar HAM Bersembunyi Dibalik Jokowi

"Oleh karena itu melihat rekam jejak itu sangat diperlukan bagi rakyat Indonesia. Apa yang pernah mereka lakukan. Itu saja pertimbangannya," ungkap Suciwati.


Indopolitika.com   Aktivis hak asasi manusia, Suciwati, mengatakan, untuk memilih pemimpin harus melihat latar belakangnya dan rekam jejak di masa lalu. Istri almarhum Munir itu bahkan dengan lantang menyebutkan beberapa pihak tersangkut pelanggaran HAM justru sekarang bersembunyi ke calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

“Bukan berarti saya memihak Jokowi. Sebab di belakang Jokowi pun, banyak aktor yang tidak bersih,” kata Suciwati saat menghadiri seminar cerdas memilih Presiden Indonesia, di Fakultas Hukum Universitas Islam Kediri, Selasa (17/6).

Menurut Suciwati, pihak-pihak bermasalah di belakang Jokowi itu antara lain mantan kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono, Muchdi PR, dan Wiranto. “Hendropriyono jelas kasusnya ada di balik kasus Munir dan Talangsari. Wiranto kasus Semanggi 1 dan 2, belum lagi Muchdi PR dalam kasus Munir,” ujar Suciwati.

Suciwati juga menyinggung tentang pelanggaran HAM dilakukan oleh Prabowo pada kasus Mei 1998. Sebab menurut dia, sampai sekarang penuntasan perkara itu masih mengambang.

“Oleh karena itu melihat rekam jejak itu sangat diperlukan bagi rakyat Indonesia. Apa yang pernah mereka lakukan. Itu saja pertimbangannya,” ungkap Suciwati.

Suci menyayangkan kenyataan saat ini. Dia merasa rakyat Indonesia hanya disodorkan pilihan calon pemimpin buruk. Sebab dia merasa was-was memilih kedua calon presiden itu. “Kita tidak bisa memilih dengan gembira karena rekam jejak masing-masing kandidat,” ujar Suciwati. (mdk/ind)

Next post Diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Soetan Bhatoegana Belum Ditahan

Previous post Tidak Libatkan Sentra Gakumdu, Polri Sesalkan Bawaslu dalam Menangani Obor Rakyat

Related Posts