Indopolitika.com  Pengamat politik dari LIPI,  Siti Zuhro menilai, capres Joko Widodo (Jokowi) tak perlu terus-terusan menangkal isu negatif dalam kampanyenya. Menurut dia, tidak semua kampanye hitam harus diklarifikasi.

“Menurut saya, ada yang perlu diluruskan, ada yang tidak perlu diluruskan. Fitnah yang tidak mendasar ya tidak perlu. Karena itu kan memang diolah untuk menjatuhkan, untuk mengurangi dukungan. Yang penting terus saja jalan,” kata Siti di Media Center JKW4P, Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/7).

Kalaupun memang harus diluruskan, lanjut dia, tak harus Jokowi yang melakukannya. Tim kampanyelah yang bertugas meluruskan fitnah itu.

Siti menilai, capres dari PDIP itu hanya membuang-buang energi jika dalam setiap kampanye hanya menangkal isu-isu negatif. Jokowi, menurut dia, harusnya fokus mensosialisasikan program-program yang akan dilakukan ke depan pada masyarakat.

Siti mengaku kaget ketika dalam sebuah orasi Jokowi mengatakan bahwa dia juga bisa tegas. Menurutnya, apa yang dilakukan capres nomor urut dua tersebut tidak bermakna. Tidak pula berpengaruh pada peningkatan elektabilitas.

Dia menilai, harusnya Jokowi konsisten pada sikap politiknya yang aku rapopo meski diserang berbagai fitnah.  “Orang Jawa itu tidak perlu ditegaskan lagi bahwa dia tegas,” ucap Siti. (rep/ind)