Banten, indopolitika.com — Menanggapi pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo yang akan mengungkap kasus korupsi di Banten usai Pilkada, Wahidin Halim menganggap itu terlalu politis dan meminta KPK lebih transparan mengungkap siapa cagub yang akan jadi tersangka.

Calon gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim menyatakan, Jika Ketua KPK tidak cepat mengungkap sebelum Pilkada maka kesannya melindungi calon kandidat Gubernur Banten. “Harusnya KPK bisa mengungkap kasus korupsi yang ada di Banten sebelum Pilkada, biar masyarakat lebih tahu pemimpin siapa yang bersih dari korupsi. Kalau setelah Pilkada seolah-olah terkesan menutupi,” tegas Wahidin, Kamis (1/12/2016).

Tak hanya itu, Wahidin menegaskan, apabila KPK sudah memiliki bukti dan calon tersangkanya ada, lebih baik segera diungkap. “Kenapa harus menunggu selesai Pilkada, itu sama saja penyelidikan yang dilakukan KPK tidak transparan,” tegas mantan Walikota Tangerang dua periode itu.

“Kalau memang KPK sudah memiliki bukti dan sudah ada tersangkanya sebaiknya segera diungkap. Jadi sebaiknya KPK harus bisa melakukan tugasnya dengan baik, hukum harus terus berjalan dengan sendirinya,” ungkapnya.

Wahidin menambahkan, jika KPK tidak segera mengungkap, terlebih akan diumumkan setelah berlangsungnya Pilgub Banten, maka yang dikorbankan adalah masyarakat Banten, orang yang mereka pilih justru terlibat kasus korupsi.

“Bagaimana jika sudah ada pemenangnya, kemudian KPK baru mengumumkan kalau Gubernur tersebut bersalah. Kasihan kepada rakyat Banten yang sudah memilihnya, mereka akan kecewa kalau yang dipilih ternyata terlbat kasus korupsi. Kalau memang KPK tidak mau transparan sebaiknya tidak mengeluarkan statement seperti itu” pungkas Wahidin Halim.

Sekadar diketahui, Ketua Koisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo akan mengungkap kasus korupsi yang terjadi di pemerintahan Banten. Namun dirinya enggan melakukannya sekarang, mengingat Banten saat ini masih dalam masa Pilkada.

“Kalau diungkap sekarang, takutnya akan dikaitkan ke ranah politik. Soalnya sekarang masih Pilkada. Jadi setelah Pilkada saya akan mengungkap semuanya,” katanya saat menghadiri seminar Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa kemarin. (oz/ind)