Indopolitika.com   Elektabilitas Calon Presiden Joko Widodo mulai ditempel ketat oleh pesaingnya Prabowo Subianto. Hasil tersebut terlihat dari survei yang digelar Indo Barometer pada 16-22 Juni.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan selisih kedua calon presiden itu beda tipis. Dalam pertanyaan terbuka siapa calon presiden yang akan dipilih bila pemilihan presiden 2014 dilakukan hari ini maka Joko Widodo mendapatkan 40, 4 persen. Sementara, Prabowo Subianto mendapatkan 39,9 persen.

“Ada juga awareness terhadap tokoh-tokoh lainnya, namun kecil 1,3 persen,” kata Qodari dalam diskusi ‘The Final Round: Siapakah Pemenang Pilpres 9 Juli 2014’ di Hotel Harris, Jakarta, Minggu (29/6/2014).

Sementara untuk pertanyaan tertutup, Joko Widodo mendapatkan 45,3 persen sedangkan Prabowo Subianto dengan 42,9 persen. Tidak memilih 0,1 persen, rahasia 1,4 persen. Sedangkan belum memutuskan 8,4 persen dan tidak tahu 1,9 persen.

Diketahui, waktu pengumpulan data pada tanggal 16-22 Juni 2014. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebesar 1200 orang dengan margin off error sebesar 3,0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden dipilih multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili populasi publik dewasa Indonesia. Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuisioner. (*/ind)