Palembang, — Indomatrix, lembaga survei pimpinan Husin Yazid merilis hasil survey dalam dialog Pilkada di Hotel Amaris pada hari Minggu (22/10). Direktur Eksekutif Indomatrix, Husin Yazid mengatakan, dari nama yang muncul ada delapan calon yang memiliki modal sosial tinggi. Yakni, Herman Deru, Dodi Reza, Ishak Mekki, Edy Santana, Aswari Rivai, HM Giri Ramandha dan Mawardi Yahya. “Namun hanya tiga nama yang muncul dan bersaing yaitu Herman Deru, Dodi Reza dan Ishak Mekki,” ujarnya.

Berdasarkan tingkat pengenalan ketiga nama tersebut adalah sebagai berikut:

Herman Deru : 91,75 persen.
Dodi Reza : 87,58 persen.
Ishak Mekki : 93,75 persen.

Sementara elektabilitas kandidat tetap dimenangkan Herman Deru dengan urutan sebagai berikut:

Herman Deru : 17,24 persen.
Dodi Reza : 15,75 persen.
Ishak Mekki : 14,16 persen.

Survei Indonatrix dilakukan pada Bulan Oktober, jumlah responden 880 orang dengan margin of error 3,5 persen. Responden tersebar di 17 kabupaten/kota. Jumlah kelurahan/desa 182 jumlah RW 384 RT 384 dilakukan wawancara secara langsung dengan responden.

Temuan survei Indomatrix ini semakin mengukuhkan Herman Deru di posisi pertama atau yang tertinggi elektabilitasnya. Temuan itu juga diapresiasi timses Herman Deru yang menyatakan keyakinannya akan memenangkan kontestasi. Dalam tanggapannya, Sahrun Sobri dari HD Center menjelaskan bahwa semua survei yang digelar satu tahun terakhir menempatkan Herman Deru di posisi pertama dan tertinggi elektabilitasnya. Kondisi tersebut menunjukan kehendak kuat rakyat Sumsel untuk perubahan. “Rakyat mau rezim ini berganti, mereka mau perubahan dan mereka melihat tokoh yang bisa membawa Sumsel maju adalah Herman Deru,” ujarnya.

Sementara itu, politisi Hendri Zainuddin menilai konstalasi politik di Sumsel cukup menarik. Ia menilai pertarungan Sumsel ini adalah pertarungan politik pusat, bukan lokal. Intervensi presiden menururnya kentara sekali di pilkada Sumsel, “Kita lihat partai penguasa mendukung Herman Deru. Ini yang membuat pertarungan menarik,” ungkapnya.