Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kepri Abdurrahman Lc, mengatakan PKS Kepri belum memutuskan siapa yang bakal diusung untuk pemilihan gubernur Kepri. Apakah PKS mengusung HM Sani atau Soerya Respationo sebagai calon gubernur mendatang mereka.

“Namun, hasil survei internal kita, Pak Sani dan Pak Soerya adalah calon pemimpin yang memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Dua nama ini sudah kita sampaikan ke DPP PKS di Jakarta,” kata Abdurrahman, kemarin.

Menurut Aburrahman, apapun keputusan DPP PKS nanti, apakah memberikan amanah mendukung HM Sani atau Soerya Respationo, paling penting seluruh kader, pengurus PKS baik di tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, harus bekerja keras, untuk memenangkan calon yang didukung PKS nanti.

Sosok HM Sani dan Soerya, di mata PKS Kepri, adalah sosok yang tidak diragukan untuk memimpin di Kepri. PKS melihat, walaupun suhu politik di Kepri mulai mencair, tapi mereka tetap harmonis dan tetap menjaga Kepri tetap kondusif. Serta tetap menjaga agar keamanan dan ketertiban terpelihara. Padahal, nantinya mereka akan saling berkompetisi.

“Inilah contoh calon pemimpin yang berjiwa besar. Walaupun suhu politik mulai panas, tapi HM Sani dan Soerya tetap menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” bebernya.

Menurut Adurrahman, HM Sani-Soerya sudah memberikan contoh yang baik, keduanya mengutamakan kepentingan masyarakat. Sosok pemimpin yang bekerja dengan baik, menyelesaikan tugas-tugasnya sampai masa jabatanya berakhir.

“Kalau UU Pilkada sudah jelas dan DPP sudah memberikan rekomendasi, PKS akan mengumumkan ke publik siapa bakal calon yang diusung PKS,” bebernya.

Ditegaskan dia, UU Pilkada masih terus dievaluasi dan revisi. Tapi, PKS melihat Pilkada kali ini Pilkada satu paket.
Artinya gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan wali kota dan wakil wali kota dipilih secara langsung lagi.

“Teman-teman PKS di pusat mendukung Pilkada satu paket,” bebernya.

Di Pilkada Kepri nanti, informasinya, HM Sani akan berpasangan dengan H Ahmad Dahlan. Calon gubernur dan wakil gubernur ini, bakal diusung Partai Demokrat, Gerindra, PPP dan PKB.

Sedangkan, Soerya Respationo-Ansar Ahmad di dukung PDIP, Golkar, Nasdem, PKS, Hanura. Bakal calon Gubernur Kepri HM Soerya Respationo saat dihubungi menjelaskan, PDI Perjuangan saat ini tetap menunggu keputusan revisi UU Pilkada.

“Kita terus jalan. Terus berkoordinasi dengan parpol dan berkoordinasi dengan masyarakat,” kata Soerya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri ini, juga membeberkan masyarakat sudah pintar dalam menentukan pilihan. Bahkan, mereka mengajak bagi calon yang akan maju, berpolitik dengan bijak, fair dan tidak saling menjatuhkan.

Hal sama juga dikatakan bakal calon gubernur Kepri HM Sani. Menurut pejabat nomor satu di Kepri saat ini, hubungannya dengan Soerya tetap lancar dan baik-baik saja. Tetap berkoordinasi selalu untuk menyelesaikan tugas sampai tanggal 19 Agustus 2015 mendatang.

“Saya dan adik saya, Soerya Respationo tetap baik-baik saja. Sama-sama ingin membangun Kepri lebih baik lagi,” kata HM Sani, belum lama ini. (tpp/ind)