Survei Kompas: Jokowi-JK 42,3 Persen, Prabowo-Hatta 35,3 Persen

Survei Kompas dilakukan dengan mewawancarai 1950 responden selama kurun waktu 1-15 Juni 2014 di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara sampling error diperkirakan sebesar 2,2 persen.


Indopolitika.com Delapan belas hari menjelang pemungutan suara pemilihan presiden dan wakil presiden, elektabilitas dua pasang kandidat terus bersaing ketat. Hasil survei Badan Litbang Kompas yang dipublikasikan hari ini Sabtu (21/6/2014) mencatat pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla memiliki tingkat keterpilihan sebesar 42,3 persen.

Sementara duet Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat elektabilitas sebesar 35,3 persen. Meski pasangan Jokowi-JK unggul namun selisih dengan pesaingnya kian tipis yakni 7 persen. Melihat ketatnya persaingan, Kompas menyebut masih mungkin terjadi perubahan.

Apalagi dalam survei itu memperlihatkan bahwa masih ada 22,4 persen responden yang belum menentukan pilihannya. Pemilih mengambang ini akan menjadi lahan perebutan pengaruh yang sangat menentukan kemenangan.

Ketatnya perebutan suara diprediksi akan berlangsung di pulau Jawa dengan jumlah pemilih 58 persen, dan Sumatera yang pemilihnya mencapai 21 persen. Di Jawa misalnya, pasangan Jokowi-JK hanya unggul tipis 4,5 persen dari duet Prabowo-Hatta. Hal tak jauh beda terjadi si Sumatera, Jokowi-JK hanya unggul 4,1 persen atas pasangan Prabowo-Hatta.

Perubahan peta dukungan masing dimungkinkan terjadi. Di Jawa peluang itu bisa terjadi di Jawa Timur. Wilayah yang menjadi basis Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa itu masih banyak massa mengambang, yakni mencapai 27 persen.

Survei Kompas dilakukan dengan mewawancarai 1950 responden selama kurun waktu 1-15 Juni 2014 di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sementara sampling error diperkirakan sebesar 2,2 persen.  (dt/ind)

Next post Nahdlatul Ulama dan Sukarno

Previous post Jokowi Tegaskan Tidak Akan Menghapus Kolom Agama di KTP

Related Posts