OKU Timur– Calon Gubernur Sumsel Herman Deru disambut meriah oleh ribuan jamaah lengkap dengan tepukan rebana yang memapadati acara tablig akbar yang digelar di halaman depan masjid dengan tenda tersusun rapih di Dusun Sasak Desa Kota Baru Selatan Martapura Kab. UKU Timur, yang jamaahnya berasal dari kecamatan; Jayapura, Bunga Mayang, Martapura dan BP Peliung pada Minggu (19/11).

“Selamat datang kepada Calon Gubernur Herman Deru,” kata pembawa acara yang terekam oleh media di tengah lautan jamaah yang menantikan Bupati OKU Timur dua periode ini dengan berebutan salaman, pelukan hingga selfie bareng.

Herman Deru yang yang diminta pidato menyampaikan rasa haru dan terima kasih mendalam pada simpatisannya yang terdiam mendengar setiap kata yang disampaikan. “Minta tolong nian aku ini untuk didukung pada Pilgub Sumsel 2018. Aku wakafkan diri aku, tenaga, waktu dan fikiran untuk membangun Sumsel,” ucapnya dengan riuh tepuk tangan jamaah.

Deru menambahkan untuk membangun Sumsel harus mendahulukan rasa saling menghargai, bahu membahu dan bersatu. Dirinya merasa pengalamannya bersama warga OKU Timur selama dua periode akan diteruskan jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Sumsel.

Herman Deru Diajak Selfie Jama’ah Tablig Akbar

Dalam sesi pidotanya, Deru menyempatkan diri memberikan pertanyaan tentang sejarah Islam, untuk mengingat semangat para pejuang awal dakwah layak ditiru dalam memperjuangkan keyakinan sekaligus membangun masyarakat muslim waktu itu. “Saya ingatkan pesan perjuangan dengan meminta jamaah untuk jawab pertanyaan saya tentang tokoh pejuang nabi,” katanya yang disambut meriah oleh jamaah.

Setelah Deru mendapatkan jawaban benar dari jamaah yang ditunjuk, lalu memberikan bingkisan berupa telepon cellular. “Ini sekedar penghargaan bagi yang bisa menarik semangat perjuangan dan pembangunan dengan menjawab pertanyaan saya tentan para sahabat Nabi Muhammad Saw,” pungkasnya.

Panitia tablig akbar Eko Suprianto mengatakan, kedatangan Herman Deru membuat acara makin meriah dan lebih bermakna. “Pidato Bang Deru gampang dicerna oleh jamaah, pandai memilih tema dan gunakan bahasa. Dio ini sudah tidak asing bagi kami,” katanya.

Dalam pidato Herman Deru, kata Eko terdapat visi membangun sumsel yang akan menjadikan kegiatan keagamaan bisa menyatukan masyarakat dengan tidak membeda-bedakan dari mana dia berasal “Masyarakat sangat merasakan pentingnya kebersamaan dalam membangun Sumsel. Apalagi mereka sudah sangat merasakan karya nyata Bang Deru selama menjabat bupati OKU Timur,” katanya.

Eko menyampaikan tablik akbar ini secara rutin dilaksanakan setiap bulan digilir di kecamatan Jayapura, Bunga Mayang, Martapura dan BP Peliung ini akan tetap meminta Herman Deru untuk hadir. “Semoga beliau nanti bisa penuhi undangan kami di bulan depan, karena para jamaah pasti sangat menantikannya,” pungkasnya.