Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani, dinilai berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dan itu sudah diakui di tingkat nasional. Terbukti, dengan adanya pengakuan dari Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) yang memberi penghargaan MIPI Award 2014 ke H. Muhammad Sani.

“Itu bukti perannya dalam mewujudkan good governance di Kepri,” ungkap mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Irwan dalam keterangannya pekan lalu (Kamis, 23/4).

Ia menyatakan, MIPI Award merupakan penghargaan objektif karena dilakukan melalui proses penilaian yang ketat serta penelitian sepanjang tahun oleh akademisi. Di antara juri penilai waktu itu ialah Prof.Dr.Miftah Thoha (LIPI), Prof.Dr.Ramlan Surbakti (Unair), Dr.Chusnul Mariyah (UI), dan Dr.Siti Zuhro (LIPI). “Kita berharap kinerja ke depan lebih ditingkatkan lagi,” pintanya.

Tak hanya itu, sejak tahun 2010, Provinsi Kepri berhasil mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Dengan predikat itu, pemerintah Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan H M Sani dinilai akuntabel dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“WTP adalah salah satu ukuran baik buruknya pengelolaan keuangan. Ini penting sebagai catatan kita dalam mengawal pemerintahan yang bersih ke depan,” kata Andre, aktivis mahasiswa Sekolah Tinggi Politeknik Ibnu Sina.

Ia turut mengapresiasi tekad pemerintah Kepri yang terus berupaya meningkatkan performa pemerintahan. Apalagi, lanjutnya, berdasarkan evaluasi Kementerian PPN/Bappenas 2014 terhadap kinerja pembangunan daerah, persentase pencapaian WTP Kepri meningkat dari tahun ke tahun bahkan tertinggi secara nasional.

“Tahun 2012 nilai pencapaiannya 90 persen. Tahun 2013 meningkat menjadi 95 persen,” paparnya.

Andre meyakini, capaian tersebut tidak lepas dari komitmen dan kehendak baik pemerintah daerah untuk menjadikan provinsi ini bebas korupsi. Ia pun mendukung langkah Gubernur HM Sani untuk meneruskan serta meningkatkan kinerja pembangunan. “Yang saya lihat adalah goodwill dia untuk pemerintahan bersih,” tandasnya.

H.Muhammad Sani akan maju kembali pada Pilkada Kepri bulan Desember mendatang. Sejumlah partai yang dikabarkan akan turut mengusung antara lain: Partai Demokrat, PAN, PKS, dan Partai Gerindra. (red/ind)