Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) telah menyampaikan langsung dukungan partainya terhadap Perppu Pilkada ke Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal tersebut disampaikan Ical dalam pertemuan di kediaman pribadi SBY kemarin.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri para ketua umum partai anggota Koalisi Merah Putih (KMP) itu, Ical mengklaim bahwa Golkar tidak pernah menolak Perppu Pilkada.

“Kemarin dia (Ical) menjelaskan bahwa itu (penolakan) hanya aspirasi dari daerah dan itu menjadi rekomendasi hasil munas,” kata Ketua harian Partai Demokrat Syarief Hasan, Jumat (12/12).

Meski jadi aspirasi Munas IX Golkar di Bali, lanjut Syarief, Ical tidak akan menolak Perppu Pilkada. Pasalnya, sudah ada kesepakatan sebelumnya antara Demokrat dengan KMP untuk mendukung perppu tersebut.

Mantan Menko Perekonomian itu juga mengklaim bahwa dukungan Golkar beserta partai-partai KMP lainnya bukan hasil politik transaksional. Syarief mengatakan, KMP mendukung perppu karena melihat adanya keinginan masyarakat agar pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung.

“Nggak ada deal, mereka mendukung perppu karena mereka juga melihat rakyat meghendaki pilkada langsung,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan bahwa pihaknya sepakat mengikuti suara terbanyak di KMP terkait Perppu Pilkada. Dan ternyata, mayoritas anggota KMP memilih mendukung perppu yang dikeluarkan SBY ketika masih menjabat sebagai presiden itu.

Keputusan ini, lanjutnya, akan segera disosialisasikan kepada DPD I dan DPD II yang menyuarakan penolakan Perppu Pilkada di Munas Bali. Ia yakin para pengurus daerah itu bisa memahami langkah yang diambil oleh Ical.

“Kami akan jelaskan kepada DPD bahwa kami sudah komunikasi dengan KMP yang mendukung Perppu Pilkada. Mereka (DPD I dan II) pasti paham,” ujarnya di Gedung DPR, Jakarta. (jp/ind)