Usamah Hisyam secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum ormas keagamaan Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) 2015-2020, dalam Muktamar III di Asrama Haji Batam, Batam Center, Kepri, Jumat (13/3/2015).

Sebelumnya, calon Ketua Umum Parmusi, ada dua orang, yaitu Usamah Hisyam dan Emron Pangkapi. Namun, 500 muktamirin secara aklamasi menunjuk Usamah Hisyam sebagai ketua umum. Mantan politisi PPP itu menggantikan Bahtiar Chamsyah, yang habis masa jabatannya.

Sedangkan susunan kepengurusan DPP Parmusi, antara lain, Sekjen Rahman Segaf, dan Bendahara Umum Reni Marlinawati. Jalannya muktamar berlangsung demokratis, dan damai.

Muktamar III Parmusi, dibuka oleh Gubernur Kepri, HM Sani Rabu (11/3) lalu. Gubernur mengimbau agar semua kader Parmusi tetap kompak dan terus menjalin silaturahmi di antara semua kader.

”Kalau jabatan dan kekuasan ini hanya temporer. Tapi ingat silaturahmi adalah abadi. Dan yang memutus silaturahmi tidak akan masuk surga,” ujar HM Sani.

Ia meyakini Parmusi akan memiliki peran penting dalam mengembangkan kemajuan pembangunan dan perekonomian di Indonesia. Termasuk mengajak semua kader Parmusi untuk berbuat baik dan berupaya untuk bisa membantu orang yang lebih kecil.

”Parmusi adalah organisasi yang besar dan diisi oleh kader yang hebat. Saya yakin Parmusi merupakan bagian yang ikut dalam pembangunan bangsa ini. Termasuk perubahan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Sedangkan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Din Syamsudin dalam tausyahnya menyampaikan politik itu sangat penting. Tetapi harus diluhurkan.

Dimana agama dan politik tidak bisa dipisahkan, tetapi harus tetap dengan politik yang berpihak kepada umat.

”Jadi politik dengan agama adalah simbiosis matualisme. Tetapi kita harus mengawal dan menjaga agar tidak menyimpang dari yang semestinya,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Umum DPP Parmusi yang lama, Bachtiar Chamsyah mengucapkan banyak terimakasih kepada semua tokoh dan pemimpin ormas Islam di seluruh Indonesia yang ikut dalam muktamar. Sebagai organisasi yang sangat dekat dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), ia berharap hubungan akan lebih baik lagi. Meski diakui dia hubungan Parmusi dan PPP selama ini pasang surut.

Selain dihadir Din Syamsudin, juga turut Ketua Umum PPP, Romahurmuzy, Ketua DPW Parmusi Kepri, Irwansyah, dan 500 kader dari seluruh Indonesia. (on/ind)