Tuduh Soekarno Pelanggar HAM, Mahfud MD Rugikan Prabowo-Hatta

"Tidak selayaknya menyandingkan kasus pelanggaran HAM 1998 dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 1965, apalagi mengaitkannya dengan Soekarno"


Indopolitika.com Putri proklamator RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri menilai, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Mahfud MD telah menebar fitnah soal Soekarno yang dituduh sebagai pelanggar hak asasi manusia (HAM).

Menurutnya, pernyataan Mahfud jusru bisa merugikan pasangan Prabowo-Hatta.

“Ini berbau fitnah. Bernuansa fitnah. Ada black campaign (kampanye hitam) terselubung,” kata Rachmawati di Jakarta, Jumat (20/6) malam.

Sebelumnya, Mahfud menuding Soekarno sebagai pelanggar HAM. Hal itu disampaikannya saat meresmikan kantor MMD Initiative di Bengkulu, Jumat.

Rachmawati menilai, pernyataan Mahfud ngawur dan kebablasan dalam menyampaikan pendapat. Mahfud juga kata dia, telah mengambil langkah gegabah karena membandingkan Soekarno dengan Prabowo.

“Sebagai koordinator tim sukses Prabowo, Pak Mahfud MD tidak bisa membandingkan seperti itu. Mahfud tidak bisa bicara sembarangan karena saat ini dalam situasi pemilu,” ujar Rachmawati mengingatkan.

Selain itu, pernyataan yang disampaikan Mahfud juga keliru dalam memberikan contoh kasus pelanggaran HAM. Menurutnya, Mahfud tidak pantas menyandingkan bahkan membandingkan antara Prabowo dengan Soekarno. “Tidak selayaknya menyandingkan kasus pelanggaran HAM 1998 dengan peristiwa yang terjadi pada tahun 1965, apalagi mengaitkannya dengan Soekarno,” kata dia.

Rachmawati mengingatkan pernyataan Mahfud akan menyakitkan pengagum Soekarno di Tanah Air. “Pasti itu. Sudah pasti masih banyak pendukung Soekarno,” ujar Rachmawati.

Dia menyatakan, jangan sampai pencapresan Prabowo menjadi blunder akibat pernyataan Mahfud. “Jangan sampai kontraproduktif,” kata dia.

Oleh karena itu, Rachmawati meminta Mahfud untuk segera menarik dan mengkoreksi ucapannya yang telah menuding Soekarno sebagai pelanggar HAM. “Sebagai putri Bung Karno, itu kekeliruan, lebih baik Pak Mahfud menarik ucapannya,” ujar Rachmawati. (bs/ind)

Next post Prabowo Buka Opsi Perpanjang Kontrak Freeport yang Akan Habis Tahun 2021

Previous post Terkait Penculikan Aktifis, Prabowo Tidak Pernah Berikan Klarifikasi Langsung

Related Posts