Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra dinilai masih sangat jauh untuk bisa menyaingi elektabilitas dan popularitas calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017.

“Popularitas dan elektabilitas Yusril masih jauh (kalahkan Ahok),” ujar pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Selasa (22/3/2016).

Menurut Hendri, pengacara yang juga menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu dinilai butuh seseorang untuk mendampingi dalam mendongkrak elektabilitas dan popularitas calon lain seperti Ahok.

“Yusril bukan tokoh dengan elektabilitas individual, Yusril butuh orang kedua untuk memperkuat elektabilitasnya,” jelas Hendri.

Walau masih punya peluang besar menang, tapi Yusril butuh ekstra tenaga untuk bisa bersaing serta menempel ketat bakal calon yang sangat baik elektabilitas dan popularitasnya.

“Yusril mungkin perlu Marco Kusumawijaya yang dekat dengan akar rumput atau dengan Sandiaga Uno yang ahli ekonomi atau Ahmad Dhani yang punya massa loyal,” pungkas Hendri. (oz)