Indopolitika.com  Partai Kebangkitan Bangsa dalam waktu dekat akan menggelar muktamar untuk memantapkan langkah partai kedepan pasca kesuksesan penyelenggaraan Pemilu. Berpolitik rahmatan lil alamin menjadi sebuah pedoman para pengurus dan kader dalam pembangunan struktur partai.

“Muktamar rencananya digelar antara Agustus sampai September 2014. Kami ingin mewujudkan jalan politik yang rahmatan lil alamin,” ujar Wasekjen DPP PKB Chusnunia Chalim di Jakarta, Minggu (6/7/2014). Keputusan ini diambil setelah dewan tanfidz dan dewan syuro partai menggelar rapat pleno di DPP PKB.

Politik rahmatan lil alamin yang dimaksudnya bukan cara berpolitik kebanyakan. PKB, menurut Chusnunia, ingin memberikan panutan sebagai partai politik yang tak sekadar pragmatis mengejar targetnya. Namun, lebih berkembang sebagai parpol yang santun serta mengedepankan kepentingan bersama sebagai sebuah elemen bangsa.

“Kami memastikan seluruh pengurus dan kader PKB berjalan di koridor politik islam rahmatan lil alamin, sehingga tidak hanya berpolitik praktis semata,” jelas Chusnunia.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung tersebut juga menyampaikan, pengurus mempunyai beberapa opsi lokasi muktamar. Di antaranya, di Bogor, Jawa Barat atau di Pasuruan dan Surabaya, Jawa Timur yang dikenal sebagai basis utama Green Party.
“Namun, kepastian lokasinya masih menunggu terbentuknya panitia acara,” tegasnya.

Chusnunia menegaskan, ajang muktamar akan semakin memperteguh komitmen para pengurus serta kader untuk membesarkan partai yang dilahirkan dari rahim NU tersebut. Raihan positif pemilihan legislatif juga akan menjadi bahasan utama agar tetap bisa dipertahankan dan sedapat mungkin ditingkatkan kembali pada pemilu legislatif 2019 mendatang.

“Muktamar akan difokuskan pada pemantapan program kerja partai untuk mengakomodir aspirasi dari kalangan akar rumput serta menentukan langkah-langkah partai ke depan,” pungkasnya. (ant/ind)