Tokoh legendaris Timor Leste, Xanana Gusmao resmi mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri, pada Jumat (6/2).

Rumor pengunduran diri ini sebenarnya sudah lama beredar, bahkan di kalangan dewan setempat sudah mengetahui sejak lama. Namun Xanana baru meminta secara resmi kepada Presiden Taur Matan Ruak, Jumat.

Dikutip dari BBC, Sabtu (7/2), juru bicara pemerintahan mengatakan bahwa pengunduran diri Xanana sedang dipertimbangkan, termasuk mencari sosok yang tepat sebagai penggantinya.

Dari berbagai sumber juga menyebutkan, Xanana yang sudah berusia 68 tahun ini mengundurkan diri di tengah restrukturisasi pemerintahan Timor Leste yang direncanakan berlangsung pekan depan.

Di bawah rencana tersebut, kabinet akan dirampingkan dari 55 pos menjadi 34. Kabinet baru juga bakal lebih inklusif dengan melibatkan pihak oposisi sebagai anggota.

“Xanana sudah cukup lama mengisyaratkan untuk mundur dan ingin ada generasi baru pemimpin,” ujar sumber tersebut.

Xanana adalah presiden pertama Timor Leste, dari 2002 hingga 2007. Sejak itu, ia menjabat perdana menteri.

Timor Leste sendiri hingga sekarang masih berjuang mengembangkan perekonomiannya, sejak referendum untuk memisahkan diri dengan Indonesia pada 1999 (dulunya masih Timor Timur). (jp/ind)