1.530 Korban Banjir Banten Terserang Penyakit Kulit, 11 Posko Kesehatan Disiagakan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan bahwa seluruh korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah itu, harus mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan menyeluruh. Artinya, tidak hanya pelayanan yang bersifat pertolongan pertama melainkan keseluruhan gangguan kesehatan yang diderita hingga sembuh.

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan telah membentuk 11 Posko Kesehatan di lokasi pengungsian. Hingga Sabtu (5/01/2020) korban banjir yang telah mendapatkan layanan kesehatan di posko ini mencapai 6.111 orang. Dengan sebaran Kabupaten Lebak 2.909 orang, Kabupaten Tangerang 1836 orang, Kota Tangerang Selatan 604 orang, Kota Tangerang 465 orang, dan Kabupaten Serang 297 orang.

Berita Lainnya

“Kasus terbanyak yang melanda korban banjir adalah dermatitis (1.530 orang), ISPA (1.191), Febris (853), Gastritis (696), Myalgia (655), Hipertensi (433), Cephalgia (300), GE/Diare (179), serta Dispepsia (141). Sedangkan kasus-kasus lainnya di bawah 50 orang,” ungkap Wahidin Halim, Senin (6/1/2020).

Lanjut mantan Walikota Tangerang ini, korban jiwa atau hilang yang sudah dilaporkan mencapai 12 orang. Di Kabupaten Lebak korban meninggal 8 jiwa. Dilaporkan hilang 1 jiwa. Di Kota Tangerang korban jiwa mencapai 3 orang. Untuk korban yang dirujuk ke rumah sakit, mencapai 27 kasus. Kota Tangerang Selatan 3 orang, Kota Tangerang 22 orang, dan Kabupaten Lebak 2 orang.

Posko layanan kesehatan Dinkes Pemprov Banten tersebar pada 5 kabupaten kota.  Di Kabupaten Lebak ada 7 Posko Layanan Kesehatan. Di Kecamatan Sajira Posko berdiri di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kampung Nangela Desa Calung Bungur, dan Desa Bngur Mekar. Di Kecamatan Cimarga berada di Kampung Kadu Luhur Desa Tambak. Sedangkan di Kecamatan Lebak Gedong berada di Gedun Serba Guna Desa  Banjar Irigas, Kampung Bojong Sarung Desa Lebak Gedong, dan Kampung Muhara Desa Ciladuen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *