Wilayah Calon Ibukota Negara Rusuh, 106 Rumah Hangus Terbakar

  • Whatsapp
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Agus Wibowo

INDOPOLITIKA.COM- Kerusuhan yang terjadi di wilayah bakal calon ibukota negara di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Rabu (16/10/2019) lalu menyisakan luka tersendiri bagi para korbannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Agus Wibowo mengungkapkan, setidaknya ada 106 rumah plus satu sekolah terbakar akibat kerusuhan itu.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, ada tiga kendaraan roda empat dan empat kendaraan roda dua ikut terbakar. BNPB juga mendata sebanyak 10 kios dan 1 loket di Pelabuhan Klotok terbakar.

Warga terdampak kerusuhan sebanyak 29 keluarga mengungsi di Mes Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PPK). Sebagian lainnya ada yang bertahan di lokasi kebakaran untuk menjaga hartanya. Saat ini tim gabungan sudah memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.

“Pemenuhan makan pagi, siang dan malam oleh Dinas Sosial melalui Tagana untuk pengungsi yang ada di Mes PKK dan beberapa pengungsi yang masih tinggal di tempat keluarganya,” ujar Agus Wibowo melalui keterangan tertulis yang sampai ke Indopolitika.com, Jumat (18/10/2019).

Kemudian, Agus mengatakan, tim gabungan juga memeriksa kondisi kesehatan pengungsi dan mendata korban lainnya.

Seperti diberitakan, kerusuhan di wilayah calon ibukota negara ini berawal dari kasus penikaman di Pantai Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Dua warga korban penikaman itu berinisial RN (18) dan CD (19). RN mengalami luka berat, sementara CD meninggal dunia. Keduanya terlibat perkelahian dengan sekelompok pemuda lain yang berujung penikaman. Pemicu awal diduga dari bunyi knalpot motor. Sekelompok pemuda merasa terganggu dan mengajak berduel hingga berujung penikaman.

Saat itu keluarga korban mendatangi lokasi tempat tinggal pelaku di Gang Buaya kilometer 1 Pelabuhan Feri Penajam dengan membawa senjata tajam, Rabu (16/10/2019) sekitar 13.30 Wita. Mereka mencari pelaku hingga membakar sejumlah bangunan kayu di kawasan pelabuhan.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *