11 Konflik Besar Indonesia Akibat Ketidakadilan, JK: Perlu Manajemen Pemerintahan yang Baik

Jusuf Kalla (ist)

INDOPOLITIKA.COM – Keadilan adalah hal fundamental bagi bangsa Indonesia dan kata-kata adil disebut dua kali dalam Pancasila sebagai dasar negara.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden Indonesia (Wapres) ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, dalam rekaman yang diputar saat Dies Natalis ke-24 Universitas Paramadina, Jumat (14/1/2022).

Dalam acara yang bertajuk ‘Cak Nur, Pancasila dan Indonesia yang Adil’ itu, JK, sapaan Jusuf Kalla mengatakan, bangsa Indonesia punya pengalaman pahit tentang konflik. Dalam catatan JK, setidaknya ada 15 konflik besar yang pernah terjadi di Indonesia dengan korban mencapai ribuan.

“Dari 15 konflik besar itu, 11 diantaranya terjadi karena ketidakadilan. Ketidakadilan sosial, ketidakadilan politik, dan ketidakadilan ekonomi. Semua menyebabkan konflik,” katanya.

Jusuf Kalla menyampaikan salah satu contoh dari 11 konflik besar akibat ketidakadilan itu adalah konflik di Aceh. Dikatakan, konflik di Aceh terjadi karena munculnya rasa ketidakadilan ekonomi di dalam diri masyarakatnya.

“Aceh sebagai salah satu wilayah dengan sumber daya alam yang berlimpah, namun kekayaan itu belum bisa memberikan kemakmuran ekonomi secara merata kepada masyarakatnya,” ucap Jusuf Kalla.

Karena itu, JK mengingatkan tujuan bernegara yang kita yakini adalah keadilan bagi seluruh masyarakat. Maka upaya mencapai keadilan harus dilaksanakan dengan manajemen Pemerintahan yang baik.

“Pendorong utama keadilan adalah bidang ekonomi dan sosial. Karena ini menentukan kemakmuran, untuk itu, persoalan ketidakadilan di Tanah Air perlu segera dituntaskan,” jelas JK.

Ia menambahkan bahwa di dalam Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, kata adil dimuat dalam dua sila, yaitu sila kedua dan kelima yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab” serta “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Dengan begitu, menurutnya, dua sila itu memberikan nuansa bahwa keadilan adalah upaya yang harus diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia untuk mencapai kemajuan.

“Meskipun adil dan maju itu tidak mudah untuk diwujudkan, tetapi harus dilakukan,” kata JK.

Upaya mewujudkan keadilan dan kemajuan itu, menurut JK, perlu didukung manajemen pemerintahan yang baik serta perbaikan di bidang ekonomi dan sosial.

“Bidang ekonomi dan sosial bisa meningkatkan kemakmuran sehingga mewujudkan keadilan,” ujar Jusuf Kalla. [rif]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.