12 Mei Lengser! Wahidin Halim Sampaikan Permintaan Maaf ke Seluruh Masyarakat Banten

Wahidin Halim dan Andika Hazrumy saat meresmikan BIS/ig@wh_wahidinhalim

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) – Andika Hazrumy akan habis jabatannya 12 Mei 2022 mendatang. Posisi WH bakal diganti seorang penjabat gubernur, yang hingga kini namanya masih belum terungkap.

Jelang lengser, Wahidin Halim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Banten jika selama menjabat belum sepenuhnya mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Masa jabatan saya bersama Wagub Andika akan berakhir pada 12 Mei. Kami minta maaf kalau tidak mampu mewujudkan harapan-harapan masyarakat Banten,” ucap WH dikutip dari laman instagramnya, Selasa (10/5/2022).

Lanjut WH, ia dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy sejauh ini sudah menjalankan amanah dari masyarakat dengan baik. Sejumlah legacy kedua pemimpin Banten itu juga ditinggalkan.

Antara lain pembangunan jalan dengan cor beton, revitalisasi Kawasan Banten Lama, pembangunan gedung 8 lantai RSUD Banten, pembangunan Jembatan Aria Wangsakara (Bogeg).

Selain itu, pembangunan RSUD Labuan dan Cilograng, capaian tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel, hingga penyelesaian masalah Bank Banten dengan tantangan penanganan pandemi Covid-19.

“Kami sudah memberikan apa yang kami mampu, menuju pemerintahan yang baik dan bersih sudah kami laksanakan,” tandas WH.

Penjabat Gubernur

Sementara itu, spekulasi siapakah penjabat Gubernur Banten masih menjadi teka-teki. Sederet nama kandidat kian mencuat. Setidaknya sejauh ini sudah ada tiga kandidat. Bahkan, nama-nama itu sudah ada di Sekretariat Kebinet (Setkab) sebagai Tim Penilaian Akhir (TPA) untuk mendapatkan persetujuan dari Presiden selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pejabat eselon satu.

Ketiga nama itu adalah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Andap Budhi Revianto, Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapi) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dan Wakil Sekretaris Kabinet Fadlansyah Lubis.

Namun, siapapun yang akan ditunjuk Presiden RI untuk menjadi penjabat Gubernur Banten harus punya niat dan integritas untuk membangun Banten. Pesan itu disampaikan Anggota DPRD Banten, Anda Suhanda.

Anggota Komisi V DPRD Banten itu semula mengaku kecewa dengan banyaknya informasi yang beredar tentang salah satu dari nama kandidat Penjabat Gubernur Banten yang seolah-olah sudah pasti akan duduk menggantikan posisi Wahidin Halim.

“Belum ada SK, belum ada pelantikan kok beritanya seolah sudah final. Padahal kalo istilah bisul, baru mencuat, belum meletus. Dan Padahal lagi pak WH dan Andika masih menjabat. Ada semacam penggiringan opini atau test ombak,” kata politisi Partai Gerindra itu, Senin, (9/5/2022).

Anda menyatakan, sebagai wakil rakyat dari wilayah Selatan Banten, (Pandeglang, red) berpesan siapapun hendak yang akan duduk sebagai Penjabat Gubernur Banten harus bisa melaksanakan 4 hal ini.

Penjabat gubernur Harus punya niat baik dan memiliki integritas untuk membangun Banten yang lebih baik. Memperbaiki kelemahan yang merupakan PR yang belum beres dimasa Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy.

Ketiga, mengatasi kebijakan distribusi  anggaran yang belum berpihak ke Banten Selatan. Dan keempat, mencarikan solusi alias bukan sekedar menurunkan angka dan data) dalam mengatasi pengangguran, kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin.

“Bagi saya sebagai Wakil rakyat daerah Selatan, siapapun Penjabat Gubernurnya yang penting bisa melaksanakan itu,” tandas Anda Suhanda. [Red]


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.