17 Mayat Ditemukan Usai Bendungan Laos Roboh

  • Whatsapp
Warga Laos yang selamat dari terjangan banjir bandang akibat jebolnya bendungan (Foto: AFP).

Attepeu: Sebanyak 17 jasad korban telah ditemukan sesudah banjir bandang yang disebabkan oleh jebolnya bendungan di Laos selatan.
 
Baca juga: Bendungan Roboh, Ratusan Orang Dilaporkan Hilang di Laos.
 
Menurut seorang pejabat konsulat Thailand yang berada di lokasi kejadian, sebuah dinding air terkelupas, Senin, setelah beberapa bagian dari bendungan itu hanyut, mengirim banjir melanda ke hilir. Air bah menyapu rumah-rumah dan menyisakan sejumlah orang yang tidak diketahui hilang.
 
"Ada 17 mayat yang ditemukan sejauh ini, tetapi kami belum dapat memperkirakan jumlah yang hilang," kata Chana Miencharoen, seperti dikutip AFP, Rabu 25 Juli 2018. Ia menambahkan bahwa air banjir tingkat atap telah menenggelamkan beberapa desa di dekat bendungan Xe-Namnoy.
 
"Semua yang tewas adalah warga Laos, lebih dari 6.000 orang terkena dampak dari delapan desa di dekat bendungan itu," katanya, dari pusat bantuan di Provinsi Attepeu, lokasi bencana itu terjadi Senin.
 
Daerah terpencil itu hanya dapat diakses dengan helikopter dan perahu beralas datar, sementara ruas jalan rusak parah akibat banjir bandang atau benar-benar putus.
 
Baca juga: Bendungan Roboh di Laos, Singapura Tawarkan Bantuan.
 
Laos terletak di persilangan jaringan sungai yang luas dan sejumlah bendungan sedang dibangun atau direncanakan di negara miskin dan terkurung daratan. Negara ini mengekspor sebagian besar energi listriknya ke negara-negara tetangga seperti Thailand.
 
Mitra Korea Selatan dalam proyek pembangkit listrik tenaga air mengatakan, pada Rabu, bahwa pihaknya menemukan bagian atas struktur dam telah hanyut 24 jam sebelum runtuh.
 
SK Engineering & Construction berkata, menemukan kerusakan pada bendungan tambahan sekitar pukul 21:00 waktu setempat, Ahad.
 
"Kami segera memberi tahu pihak berwenang dan mulai mengevakuasi warga desa (terdekat) di hilir," katanya dalam sebuah pernyataan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *