17 Penyandang Disabilitas Daftar CPNS UIN Jakarta, Ini Tiga Formasi Yang Disediakan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Adanya sejumlah formasi jabatan CPNS 2019 yang disedikan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah membuka kesempatan penyandang disabilitas mengisinya. Tercatat sejauh ini, ada 17 peserta berkebutuhan khusus yang sudah mendaftar tiga formasi yang disedikan ini. Mereka pun nantinya akan bersaing dengan peserta lain.

Menurut Kepala Sub Bagian Kepegawaian Abdullah Halim Mahmudi mengutip berita uin online,  tingginya pendaftar dari kalangan penyandang disabilitas dikarenakan adanya formasi jabatan CPNS yang sesuai bagi mereka.

Baca juga:

“Ada tiga formasi jabatan yang tersedia bagi para penyandang disabilitas pada CPNS UIN Jakarta tahun 2019. Analis Hubungan Masyarakat, Analis Keuangan, Analis Pelaporan dan Transaksi Keuangan,” jelasnya.

Lanjut Halim, pihak UIN Jakarta sudah mengundang penyandang disabilitas tersebut untuk melihat fisik secara langsung. Selain juga menguji kapasitas masing-masing. “Mereka rata-rata luar biasa dan memiliki bidang keahlian tertentu yang dibanggakan,” jelasnya.

Halim mengatakan, para penyandang disabilitas merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak sama untuk mengikuti CPNS.  Olah karena itu pihaknya akan membantu semaksimal mungkin dalam proses penerimaan CPNS tersebut.

Berdasarkan data di Bagian Kepegawaian, UIN Jakarta dalam penerimaan CPNS tahun 2019 mendapatkan kuota formasi sedikitnya 64 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas 52 formasi dosen dan 12 formasi jabatan fungsional tertentu.

Menurut Halim, jumlah formasi sebesar itu mengalami kenaikan 100 persen jika dibandingkan tahun lalu yang hanya 30 formasi (27 dosen dan 3 jabatan fungsional tertentu).

Meski demikian, kata Halim, jika merujuk kepada analisis kebutuhan CPNS UIN Jakarta, angka tersebut relatif masih kecil. Sebab, dari 350 formasi yang diusulkan ke Kementerian Agama, hanya 64 formasi saja yang diberikan.

“Analisis kebutuhan CPNS di UIN Jakarta ini berdasarkan usulan dan masukan dari berbagai fakultas dan lembaga, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang masih kurang,” katanya.[asa]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *