Internasional

2 Orang Sakit Usai Makan di Restoran Tempat Skripal Diserang

Polisi Inggris berjaga di depan restoran tempat Skripal diracun. (Foto: AFP).

London: Dua orang mendadak jatuh sakit saat makan di sebuah rumah makan di Salisbury, London. Restoran tersebut merupakan tempat di mana mantan agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, diracuni.

Polisi Wiltshire mengatakan tidak ada yang menunjukkan kejadian di rumah makan Prezzo tersebut melibatkan agen saraf Novichok. Dalam pernyataannya, polisi menuturkan tidak jelas penyebab sakitnya dua orang tersebut.

Laman Channel News Asia, Senin 17 September 2018 melaporkan, satu dari dua orang yang sakit tersebut merupakan warga Rusia.

"Kami menutup jalan-jalan sekitar restoran sebagai tindakan pencegahan," kata polisi.

Pada Maret lalu di restoran yang sama mantan agen Rusia, Skripal dan anaknya Yulia ditemukan sekarat. Inggris menuduh Rusia menggunakan agen saraf Novichok untuk menyerang Skripal.

Tudingan tersebut dibantah Kremlin.

Skripal dan putrinya yang sempat sekarat berhasil diselamatkan. Namun, pada Juli lalu, seorang wanita yang tidak ada hubungannya dengan Skripal meninggal.

Dawn Sturgess akhirnya meninggal di rumah sakit, sementara pasangannya Charlie Rowley jatuh sakit. Semuanya bermula ketika Rowley menemukan botol parfum yang mengandung agen saraf yang sama.

Awal bulan ini, dua orang Rusia dituduh sebagai penyerang Skripal. Inggris mengatakan keduanya merupakan perwira militer Rusia, bernama Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov.

Lagi-lagi tudingan tersebut dibantah Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kedua orang tersebut hanya warga sipil dan tengah berwisata kala itu.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close