Internasional

215 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri Terkoordinir di Suriah

Ilustrasi oleh Medcom

Sweida: Lebih dari 200 orang tewas dalam serangkaian serangan di Suriah. Kelompok Islamic State (ISIS) mengaku bertanggungjawab.
 
Serangan itu menargetkan kota Sweida dan daerah sekitarnya di Suriah barat-daya, di mana direktur kesehatan untuk provinsi Sweida di sekitarnya mengatakan setidaknya 215 orang tewas dalam serangan itu, Guardian melaporkan.
 
Sekitar selusin orang juga diyakini sudah diculik. Ahed Mrad, wartawan dari Sweida, mengatakan serangan itu terjadi hampir bersamaan pada Rabu 25 Juli 2018, antara pukul 3:50 dan 4:30 waktu setempat.
 
"Mereka menyerang pemukiman dalam serangan terkoordinasi. Mereka mengetuk pintu, dan kemudian memasuki rumah-rumah dan membunuh orang-orang di sana," kata Mrad, seperti dikutip dari UPI, Kamis 26 Juli 2018.
 
"Banyak korban jatuh sebelum peluru ditembakkan karena mereka masuk ke rumah-rumah dan membantai orang-orang secara diam-diam, saat fajar, tanpa ada yang menyadarinya," tambahnya.
 
Militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab melakukan serangan, BBC melaporkan. Kelompok itu juga meluncurkan dua serangan bunuh diri di ibu kota provinsi.
 
Kantor Berita Syrian Arab News Agency (SANA) yang dikelola negara melaporkan bahwa pemerintah berwenang membunuh dua pengebom bunuh diri sebelum para pelaku meledakkan rompi mereka.
 
Serangan terjadi menyusul pemerintah Suriah meluncurkan kampanye untuk merebut kembali wilayah di bagian selatan negara itu dengan bantuan Rusia. Wilayah yang hendak direbut masih di bawah kendali pemberontak.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close